Tolak Terbangkan Pesawat, Alasan Pilot Ini Bikin Geleng Kepala



     Banyak dari masyarakat memilih untuk menggunakan pesawat terbang untuk menempuh jarak yang lumayan jauh, agar menghemat waktu dan alasan kenyamanan.



Meski dalam setiap praktiknya, masih banyak ditemui sejumlah kekurangan, baik dari terlambatnya keberangkatan dan kurang nyamannya pelayanan dari pihak maskapai.



Memang menggunakan pesawat terbang adalah moda transportasi yang cukup mahal, jadi apabila menginginkan sesuai ekspektasi harus disesuaikan dengan biaya yang kamu miliki.

Baru-baru ini di India terjadi sebuah insiden sebelum pesawat ini terbang, kejadian ini membuat para penumpang marah dan pesawat terlambat 2 jam. Alih-alih ingin cepat sampai, namun malah tertunda gara-gara masalah sepele.

Minta kotak makannya dicuci

Dilansir Liputan6.com dari Time of India, Jumat (21/6/2019) terjadi sebuah insiden antara pilot dan kru maskapai penerbangan Air India. Menurut laporan, pertengkaran antara seorang kapten dan anggota awak kabin menyebabkan penundaan lebih dari satu jam penerbangan Air India dari Bengaluru menuju Kolkata.

Insiden itu terjadi di depan para penumpang setelah boarding selesai untuk penerbangan Bengalore-Kolkata AI-772.

Insiden itu disebabkan karena salah satu anggota kru menolak mematuhi perintah kapten untuk mencuci kotak makan siangnya. Penolakan anggota kru ini membuat perdebatan sengit dengan kaptennya. Akibatnya, penerbangan Bengalore-Kolkata tertunda selama 77 menit.

Seorang pejabat senior penerbangan mengatakan kepada The Times Of India, “Pilot membawa makanan dari rumah dan meminta anggota kru senior untuk memanaskannya. Setelah selesai makan, pilot memberi tahu anggota kru ini untuk mencuci tempat makannya. Dia keberatan diminta untuk melakukannya, setelah itu terjadi pertengkaran tetapi tidak ada perkelahian."

Menurut kru kabin senior, perlakuan seperti ini sering terjadi

Seorang kru kabin senior Air India mengatakan kepada India Today TV  bahwa insiden semacam itu adalah kejadian yang umum dan kapten sering membuat kru melakukan pekerjaan lainnya juga di luar tugasnya sebagai pramugari.

“Kapten sering menyuruh awak kabin untuk melakukan pekerjaan kasar. Mereka meminta kru untuk membuat lassi, milkshake dan mencampur dan mencocokkan makanan. Saya telah memiliki banyak pengalaman seperti itu tetapi saya selalu mengambil sikap dan memberi tahu Kapten bahwa yang dilakukannya salah.”

Menurut laporan, pilot dan kru telah dibebas tugaskan dan diganti dengan kru lainnya, sambil menunggu penyelidikan. Penerbangan mencapai Kolkata pun terlambat selama 2 jam, setelah mendapatkan kru pengganti.

Sumber :liputan6

No comments

Powered by Blogger.