FBI takut serangan teroris pada 4 Juli

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Pihak berwenang A.S. telah merilis pernyataan yang menyerukan kewaspadaan pada 4 Juli, percaya bahwa teroris dapat menyerang pertemuan publik pada Hari Kemerdekaan ini.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

FBI, Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) dan Pusat Penanggulangan Terorisme Nasional (NCTC) telah mengeluarkan pernyataan bersama yang memperingatkan warga tentang kemungkinan serangan teroris pada 4 Juli. Mereka yang menghadiri perayaan Hari Kemerdekaan di luar ruangan didesak untuk berjaga-jaga karena aktivitas mencurigakan.

Saat ini tidak ada ancaman khusus yang diketahui oleh pihak berwenang, tetapi departemen federal telah memperingatkan bahwa serangan dapat terjadi tanpa peringatan. FBI, DHS, dan NCTC prihatin bahwa pertemuan massa seperti parade atau protes mungkin menjadi sasaran, karena mereka lebih sulit untuk diamankan dan mengandung sasaran empuk.

Sementara Negara Islam (IS) telah menyerukan serangan 4 Juli, pihak berwenang juga waspada terhadap ancaman dari teroris domestik seperti supremasi kulit putih. FBI saat ini memantau 1.000 ancaman "asli" yang diyakini telah dipengaruhi oleh organisasi teroris di luar negeri, serta 850 teroris "domestik" yang diradikalisasi di AS.

Beberapa tahun terakhir terlihat lebih banyak penangkapan dan kematian yang disebabkan oleh teroris domestik daripada teroris internasional di AS, lapor ABC News.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore
Peringatan itu menyebutkan bahwa penyerang mungkin menggunakan benda-benda sehari-hari seperti pisau, atau upaya untuk mengendarai mobil ke kerumunan. Pihak berwenang mengemukakan pembunuhan pada tahun 2017 terhadap seorang pengunjuk rasa yang ditabrak oleh seorang supremasi kulit putih yang mengendarai mobilnya ke kerumunan di Charlottesville. Sopir James Fields baru-baru ini dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena kejahatan kebencian federal.

FBI melakukan analisis ancaman secara teratur dan bekerja bersama dengan lembaga penegak hukum negara untuk mencegah aktivitas teroris.


Sumber:taiwannews

No comments

Powered by Blogger.