Pemerintah Targetkan 70.000 TKI Bekerja di Jepang

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Pemerintah berharap lebih banyak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bisa bekerja di Jepang. Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) menargetkan 70.000 TKI bekerja di negara 'Matahari Terbit' itu.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemenaker, Bambang Satrio Lelono mengatakan Jepang membuka 14 bidang pekerjaan dengan kebutuhan 345.000 pekerja.

"Ini merupakan peluang bagi kita. Keinginan pemerintah mengambil porsi 20% atau kurang lebih 70.000 tenaga kerja," kata Bambang saat ditemui Gatra.com pada peresmian Kaigo License Center di Hotel Crowne Plaza, Jakarta Pusat, Selasa (9/7).

Bambang mengatakan pasar kerja tidak hanya terbatas dalam negeri, tetapi juga luar negeri. Namun dengan cacatan adanya sumber daya manusia yang memiliki keahlian dan keterampilan.

Di negara maju, sambung dia, sinergi antara pemerintah dan industri menciptakan SDM yang terampil menjadi hal yang lumrah. Ia berharap sinergi tersebut tercipta di Indonesia.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

"Dua kondisi ini kalau kita padukan akan bagus mereka kurang tenaga kerja, kita kelebihan tenaga kerja. Tetapi agar tenaga kerja kita bisa kerja disana tentunya kualitasnya harus ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja," kata Bambang.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang mewakili Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meresmikan lembaga sertifikasi bagi TKI yang hendak bekerja di Jepang yakni Kaigo License Center.

Sumber:gatra

No comments

Powered by Blogger.