Power Bank Keluarkan Api, Pesawat Menuju London Mendarat Darurat

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Pengisi daya ponsel eksternal (power bank) mengeluarkan api memaksa pesawat dari New York ke London melakukan pendaratan darurat.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Penumpang menceritakan bahwa kabin pesawat bau terbakar dan asap memenuhi kabin pesawar Virgin Atlantic Flight 138.

Pesawat itu kemudian dialihkan ke bandara Boston, di mana satu penumpang dirawat karena mengeluh pernapasan karena asap, lapor Metro, Jumat (5/7/2019).

Penumpang juga mengeluh kurangnya informasi dari Virgin Airlines karena mereka terjebak di bandara Boston, Amerika Serikat.

Airbus A330 meninggalkan bandara John F Kennedy sekitar pukul 8 malam pada Kamis (4/7/) menuju Heathrow, London. Pesawat dijadwalkan akan tiba di London sekitar pukul 07.20 pagi.

Informasi dari Flightaware menunjukkan pesawat mulai turun sekitar 25 menit setelah lepas landas lalu mendarat di Boston Logan International pukul 08.50 malam.

Cory Tanner, salah satu penumpang mengatakan bahwa mereka menunggu di landasan pacu selama satu jam. "Diberitahu ada kebakaran dan kami akan segera mendarat darurat,” tulisnya di Twitter.

“Semua orang mencium bau asap, tetapi [kami] tidak diberi tahu apa masalahnya sampai kami mendarat. Begitu kami mendarat, kita diberitahu bahwa ada kebakaran di kelas satu."

Dia menceritakan bahwa petugas pemadam kebakaran naik ke pesawat untuk memeriksa kabin.

Unit Senjata Peledak Polisi Negara Bagian Massachusetts memeriksa pesawat itu dan menemukan sebuah benda di antara bantal kursi penumpang.

“Penyelidikan awal menunjukkan bahwa ada pengisi daya telepon eksternal (power bank),” kata seorang juru bicara polisi.

Penumpang berjumlah 217 dan awak pesawat, dievakuasi dengan aman. Tetapi ada keluhan oleh penumpang tentang kurangnya informasi ketika mereka menunggu di Boston.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Sandeep Shantharam mencuit, “Virgin Airlines adalah {maskapai] yang terburuk. Kegilaan total, tidak ada koordinasi. Tak satu pun dari kami yang makan malam. Terima kasih.”

Sementara Virgin Atlantic dalam pernyataannya mengatakan pihaknya sedang menyelidiki penyebab asap muncul di kabin.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada pelanggan kami atas kesabaran mereka saat kami bekerja untuk menyediakan akomodasi atau memesan kembali penerbangan alternatif ke tujuan akhir mereka," isi pernyataan Virgin Atlantic.

Sumber:okezone

No comments

Powered by Blogger.