TKW Asal Karawang Akhirnya Pulang

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Tenaga Kerja Wanita (TKW) ilegal, Dede Ratnasari (38) akhirnya bisa pulang ke Kampung halamannya di Kampung Poponcol RT 013/RW 4 Desa Ciwulan, Telagasari Karawang, Jumat (28/6) kemarin.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Setelah 3 bulan kerja, nasibnya di Malaysia tidak jelas. Dede kemudian kabur setelah mendapati pekerjaan yang ia dapat di Malaysia tidak seperti yang dijanjikan oleh pihak agency.

"Dede ini kabur dari agency karena di sana dia malah disuruh mencuci mobil. Cara orang dari agency saat menyuruh Dede mencuci mobil cenderung kasar dan semena-mena. Jadi Dede ini belum disalurkan ke tempat kerja. Dia terlanjur tidak betah dan kabur dari pihak agency yang membawanya,” ungkap Ahmad Sogiri, Bagian Penanganan Kasus Pekerja Migran Indonesia (PMI) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang di kantornya, Senin (1/7).

Menurut Ahmad, pihak Disnakertrans mendapat informasi berawal soal pengaduan orang tua Dede yang menginginkan kepulangan anaknya dari Malaysia.

"Selama 3 bulan 10 hari berada di Malaysia, tidak mendapatkan pekerjaan sesuai prosedur oleh pihak agency yang berakhir dengan kabarnya," ujarnya.

Masih kata Ahmad, Dede kabur ke lantai 15, di mana tempat agency ada di lantai 1. Dede dikejar-kejar oleh pihak agency. Namun beruntung, nasib Dede bertemu dengan TKI lainnya yang sudah lama menetap di sana serta dibantu untuk berkomunikasi dengan pihak pihak terkait.

Setelah mendapati laporan pengaduan dari orang tua Dede. Disnakertrans Kabupaten Karawang langsung cepat tanggap menghubungi BNP2TKI, Kementrian Luar Negeri dan Kementrian Tenaga Kerja.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

"Hasilnya sekarang Dede bisa pulang ke Indonesia dengan menerima gaji selama 3 bulan 10 hari itu berdasarkan tuntutan keluarga,” katanya.

Dari peristiwa tersebut, pihaknya Disnakertrans mengimbau kepada calon TKI yang ingin ke luar negeri harus melalui prosedur yang resmi.

"Kami pihak Pemerintah Kabupaten Karawang belum bisa memfasilitasi calon tenaga kerja Indonesia yang usianya sudah tidak produktif dan berpendidikan rendah,” pungkasnya.

Sumber:rmoljabar

No comments

Powered by Blogger.