Berlebihan Kirim Pesan ke Pasangan Meningkatkan Risiko Putus



    Ketika menjalin hubungan asmara dengan seseorang, siapapun pasti ingin komunikasi dengan orang tersebut selalu berjalan lancar. Komunikasi pun bisa dilakukan dengan beragam cara mudah mulai dari mengirim chat, kirim e-mail, telepon bahkan video call.



Komunikasi adalah hal terpenting dalam hubungan asmara. Namun, jangan sampai komunikasi yang dilakukan lewat sosial media atau gadget berlebihan karena ini justru bisa meningkatkan risiko putusnya hubungan. Terus menerus berkirim pesan ke pasangan hanya akan membuat pasangan merasa risih dan tidak nyaman.

Melansir dari laman Elitedaily.com, Erica Gordon, seorang pakar kencan dan pendiri The Babe Report dari Kanada mengungkapkan jika berlebihan kirim pesan ke pasangan akan membuat hubungan terasa membosan. Terus menerus berkirim pesan ke pasangan juga akan mengganggu aktivitasnya dan membuatnya tak nyaman.

Bahaya Berkirim Pesan ke Pasangan Secara Berlebihan

Erica menjelaskan jika berkirim pesan ke pasangan secara berlebihan di pagi, siang, sore dan malam hari bahkan setiap waktu menunjukkan hubungan yang tak sehat. Berlebihan mencari tahu kabar pasangan menunjukkan seseorang tidak memiliki kepercayaan penuh ke pasangan. Ini juga membuat hari-hari seseorang terlihat kurang mengesankan, kurang mandiri dan produktif.

Khawatir dan cinta ke pasangan adalah hal wajar. Namun jika kekhawatiran dan rasa cinta ini berlebihan, ini justru membahayakan hubungan.

Erica mengatakan, "Berkirim pesan setiap hari secara berlebihan menjadi pertanda ada ketergantungan seseorang dalam hubungannya. Kirim pesan setiap hari menandakan seseorang kurang percaya ke pasangan. Ini juga akan membuatnya rentan putus karena pasangan bisa merasa bosan dan terkekang. Jika akhirnya keduanya putus cinta, hidup keduanya tentu akan lebih menyedihkan. Bayangkan, keduanya akan merasa benar-benar kesepian."

Sumber :fimela

No comments

Powered by Blogger.