Bisnis Pelat Nomor Custom, Pria Ini Kantongi Omzet Rp 10 Juta/Bulan

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Bisnis pencetakan plat nomor kendaraan mungkin dianggap sebelah mata. Mereka hanya dibutuhkan di saat-saat tertentu saja. Tapi dengan kreativitas, bisnis tersebut bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Seperti yang dilakukan oleh Agung, yang membuka jasa pembuatan plat nomor kendaraan. Bukan sembarang pelat nomor, melainkan bisa di-custom sesuai selera si pemilik kendaraan.

"Sekarang yang berkembang yang banyak aku bikin plat-plat model luar, terutama model Jepang, itu teman-teman custom banyak yang senang," kata Agung dilansir dari detikFinance beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, plat nomor kendaraan custom ini biasanya digunakan untuk event-event tertentu saja, misalnya untuk kontes maupun ajang perkumpulan komunitas-komunitas kendaraan. Sementara untuk yang digunakan sehari-hari pastinya tetap mengindahkan aturan yang ada.

Dia bercerita, ide custom plat nomor kendaraan diperolehnya karena memang dirinya adalah penggemar otomotif. Dari pengalaman yang dia dapat, jika ingin punya plat nomor layaknya yang ada di negara lain itu sulit diperoleh, harus dikirim langsung dari negara yang bersangkutan.

"Kelamaan itu, dan itu pun nggak bisa nyaranin (desainnya) lah, misalnya aku pengin ada tulisannya ini, ada tulisannya itu. (Akhirnya) aku nyoba ngembanginnya ya di situ," jelasnya.

Belakangan, jasanya tak hanya melayani pembuatan plat nomor kendaraan, melainkan logo atau nama tertentu untuk kepentingan suatu brand misalnya.

Untuk memulai bisnis tersebut, dia mengaku tak butuh banyak modal. Bahkan dia hanya mengeluarkan biaya tak sampai Rp 5 juta untuk membeli peralatan-peralatan yang dibutuhkan.

"Kalau modal ini kecil, modal bikin plat nomor itu nggak sampai Rp 5 juta," sebutnya.

Plat untuk nomor kendaraan maupun bukan untuk kendaraan dia banderol dari Rp 40 ribu sampai Rp 300 ribu. Mahalnya harga ditentukan dari tingkat kerumitan plat yang dibuat. Makin sulit pembuatannya tentu akan semakin mahal.

Dia mengatakan, untuk harga paling murah adalah plat nomor kendaraan standar seperti keluaran dari Samsat. Sementara yang termahal sudah lengkap dengan bingkainya.

"Paling mahal Rp 300 ribu. Itu sudah plat nomor mobil, sudah sekalian dibikin bingkainya, tempatnya. Tempatnya pakai akrilik," ujarnya.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Lanjut dia, konsumen yang menggunakan jasanya tak berasal dari kalangan tertentu saja. Mulai dari pengguna kendaraan biasa, komunitas, hingga brand-brand tertentu adalah konsumennya.

Berkat bisnisnya tersebut, Agung berhasil meraup omzet yang terbilang besar. Dalam seminggu dia bisa memperoleh Rp 2-2,5 juta. Jika dihitung dalam sebulan adalah Rp 8-10 juta. Jika sedang beruntung dia bisa memperoleh Rp 1,4 juta hanya dalam sehari.

"Sebulan ya anggap lah sekitar Rp 8-10 juta perkiraan saya. Terkadang kalau misalnya lagi bagus bisa Rp 1 juta sehari, rekor sehari pernah Rp 1,4 juta," tambahnya.

Sumber:detikfinance

No comments

Powered by Blogger.