Menderita Insomnia? Anda Mungkin Memiliki Risiko Gagal Jantung

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Orang yang menderita insomnia mungkin memiliki peningkatan risiko penyakit arteri koroner, gagal jantung dan stroke. Hal ini diungkap dalam sebuah penelitian.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Menurut para peneliti, studi observasional sebelumnya telah menemukan hubungan antara insomnia, yang mempengaruhi hingga 30 persen dari populasi umum dan peningkatan risiko terkena penyakit jantung dan stroke.

"Studi-studi pengamatan ini tidak dapat menentukan, apakah insomnia adalah penyebabnya atau apakah itu hanya terkait dengan mereka," kata penulis utama studi, Susanna Larsson, associate professor di Karolinska Institute di Swedia.

Dalam studi, para peneliti menerapkan pengacakan Mendelian, suatu teknik yang menggunakan varian genetik yang diketahui terhubung dengan faktor risiko potensial, seperti insomnia untuk mengurangi bias dalam hasil.

Seperti dilansir The Indian Express, studi ini melibatkan 1,3 juta peserta dengan atau tanpa penyakit jantung dan stroke dan dipublikasikan dalam jurnal Circulation.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Para peneliti menemukan varian genetik untuk insomnia dikaitkan dengan kemungkinan penyakit arteri koroner yang jauh lebih tinggi, gagal jantung, dan stroke iskemik, terutama stroke arteri besar. “Penting untuk mengidentifikasi alasan yang mendasari insomnia dan mengobatinya. Tidur adalah perilaku yang dapat diubah oleh kebiasaan baru dan manajemen stres,” kata Larsson.

Keterbatasan penelitian ini adalah bahwa hasilnya mewakili hubungan varian genetik dengan insomnia daripada insomnia itu sendiri.

Sumber:sindonews

No comments

Powered by Blogger.