Seorang WNI Tikam Pria Bangladesh Hingga Tewas di Malaysia



     Seorang pria Bangladesh tewas ditikam di depan sebuah rumah di Petaling Jaya, Malaysia. Pelaku penikaman adalah seorang pria asal Indonesia.



Kepala kepolisian distrik Petaling Jaya ACP Mohd Zani Che Din mengatakan, korban yang diidentifikasi sebagai Md Atas Ali, ditemukan tergeletak bersimbah darah di lokasi kejadian pada Rabu (4/9) malam waktu setempat. Dikatakannya, berdasarkan penyelidikan awal, korban tewas ditikam seorang WNI yang tinggal bersamanya di rumah tersebut.

Korban diketahui memiliki 12 ekor kucing. Pria itu tengah memberi makan hewan-hewan peliharaannya ketika dia secara tak sengaja menyipratkan tersangka dengan air minum kucing, hingga terjadilah perkelahian dengan WNI tersebut.

"Korban menderita beberapa luka tusukan di punggung yang diyakini telah menyebabkan kematiannya," ujar ACP Zani seperti dikutip kantor berita resmi Malaysia, Bernama dan dilansir The Star, Kamis (5/9/2019).

Dikatakan pejabat kepolisian tersebut, lokasi kejadian adalah sebuah rumah bungalow satu lantai yang diubah menjadi rumah dengan empat kamar tidur dan disewa oleh sejumlah warga asing. 

"Percikan darah ditemukan di ruang depan yang diyakini berasal dari perkelahian antara korban dan tersangka," tutur ACP Zani.

Dikatakan pejabat kepolisian tersebut, lokasi kejadian adalah sebuah rumah bungalow satu lantai yang diubah menjadi rumah dengan empat kamar tidur dan disewa oleh sejumlah warga asing. 

"Percikan darah ditemukan di ruang depan yang diyakini berasal dari perkelahian antara korban dan tersangka," tutur ACP Zani.

ACP Zani mengatakan bahwa tim forensik telah mengambil sampel darah, sarung pisau, baju dan celana, selain menemukan tiga sidik jari di lokasi kejadian.

"Penggeledahan kamar tersangka juga menemukan detail mengenai tersangka yang dikenal sebagai Hardianto," ujarnya.

"Tersangka dan ibunya yang dikenal sebagai Asniyah Asrawi, langsung kabur setelah insiden tersebut dan upaya-upaya kini tengah dilakukan untuk menemukan mereka," tandasnya.

"Kasus ini tengah diselidiki di bawah Pasal 302 KUHP untuk pembunuhan," imbuhnya.

Sumber :detik

No comments

Powered by Blogger.