Tak Bayar Gaji TKI Carmi 31 Tahun, Eks Majikan Janji Jual Kebun Kurma

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Indonesia (RI) untuk Arab Saudi tengah memperjuangkan hak-hak Carmi, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Cirebon yang sempat hilang kontak selama 31 tahun.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Menurut keterangan keluarga, Carmi tak pernah digaji selama bekerja di Arab Saudi. Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menjenguk sejumlah TKI yang berada di Rumah Harapan Mandiri (Ruhama) KBRI Riyadh. Agus menyebut Ruhama merupakan tempat orang-orang yang dilanda kesusahan, kesedihan, nestapa, dan merana. Salah satunya Carmi.

Melalui akun Facebook-nya, Agus menuliskan ceritanya saat menjenguk sejumlah TKI yang berada di Ruhama. Dalam unggahannya itu, Agus melampirkan video saat mengunjungi Carmi dan TKI lainnya. Intinya, KBRI Riyadh tengah berusaha meringankan beban TKI yang bernasib tak mujur saat bekerja di Arab Saudi.

"Kewajiban KBRI Riyadh adalah tafrujul (meringankan beban kesedihan) mereka (TKI) dengan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang melilit saudara-saudara sebangsa yang 'belum beruntung' ini. Di diri mereka bisa kita temukan tuhan," tulis Agus dalam unggahannya pada Selasa, 11 September 2019.

Ia menyebut, KBRI Riyadh akan terus membantu memperjuangkan hak-hak TKI. "Kami, para pelayan WNI di KBRI Riyadh tidak pernah merasa lelah menapaki lorong jalan tuhan. Doakan kami selalu istikomah melayani saudara-saudara kami yang belum beruntung di Arab Saudi ini," kata Agus mengakhiri unggahannnya itu.

Terpisah, Atase Ketenagakerjaan KBRI Riyadh Arab Saudi Sa'dullah Affandy mengunjungi kediaman keluarga Carmi yang berada di Blok Kalibangka, Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon. Sa'dullah memberikan kabar tentang kondisi Carmi, yang saat ini berada di KBRI Riyadh.

"Pertama memang belum bisa berbahasa Indonesia atau Cirebon. Sekarang sudah bisa bahasa Cirebon, ya masih pasif. Kita sedang berusaha memulihkan kondisi Carmi," kata Sa'dullah saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Jumat (13/9/2019).
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Sa'dullah mengatakan KBRI Riyadh tengah memperjuangkan hak-hak Carmi agar dipenuhi oleh majikannya. Kabar baiknya, kata dia, majikan Carmi yang selama ini memperkerjakannya selama 31 tahun itu sudah berkunjung ke KBRI Riyadh. Majikanya siap memenuhi hak Carmi, namun meminta tempo selama dua bulan agar bisa membayar gaji.

"Minta tempo selama dua bulan. Katanya mau menjual kebun kurmanya, terus sejumlah asetnya," kata Sa'dullah.

"Kita sudah sepakati keputusan majikannya itu. Suratnya sudah ditandatangani," tambah Sa'dullah.

Sumber:detiknews

No comments

Powered by Blogger.