TKI Asal Lamtim Dikabarkan Tewas Bunuh Diri di Brunei

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI), asal Kabupaten Lampung Timur dikabarkan meninggal dunia di luar negeri.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

TKI yang dikabarkan meninggal adalah Agus Triono (28) warga Desa Putra Aji I, Kecamatan Sukadana. Agus meninggal dunia di Brunei Darusalam diduga karena bunuh diri.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Lamtim, Budiyul Hartono, mengatakan Agus yang merupakan pekerja bangunan di negara Brunei Darusalam, dikabarkan meninggal dunia, Senin, 2 Agustus 2019.

“Keluarganya mendapatkan kabar Agus meninggal pada Senin (2/9/2019) pagi. Kami mendapatkan kabar duka yang sama dari BP3TKI pada Senin (2/9/2019) malam,” kata Budiyul.

Dijelaskan Budiyul, Agus merupakan TKI yang berangkat resmi untuk bekerja di negara Brunei Darusalam melalui perusahaan pengerah jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI) PT. Fortuna Tama Insani Jakarta, pada 2015.

Sebenarnya status Agus di Brunei tersebut sudah overstay atau melebihi izin tinggal. Sebab masa kontrak kerja Agus di Brunei hanya dua tahun atau hingga 2017. Hingga 2019 kontrak kerja atau visanya belum diperpanjang kembali.

Dijelaskan Budiyul, kabar meninggalnya Agus Triono di Brunei tersebut diterima keluarganya di Desa Putra Aji I, Kecamatan Sukadana, Senin, 2 September 2019 pagi.

Pihak Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Lamtim mendapatkan kabar yang sama dari Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI), Senin, 2 September 2019 malam.

Baik kabar yang diterima keluarga ataupun pihak Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Lamtim tersebut ujar Budiyul sama, yaitu Agus Triono telah meninggal dunia di Brnuei Darusalam diduga sementara karena bunuh diri.

“Jadi sementara diduga kematian Agus Triono tersebut dikabarkan karena bunuh diri,” ujarnya.

Persoalan meningal dunianya Agus Triono karena dugaan bunuh diri itu sendiri lanjut dia, kini sedang dalam penanganan atau pengusutan pihak Kepolisian Negara Brunei Darusalam.

Karena sedang dalam proses penanganan pihak Kepolisian Brunei, kata Budiyul lagi, maka proses pemulangan jenazah ke kampung halamannya menunggu proses di pihak kepolisian.

Setelah proses dimaksud selesai pihak Kepolisian Negara Brunei akan menyampaikan hasilnya kepada pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Brunei Darusalam. Oleh KBRI kemudian dilanjutkan ke BP3TKI, keluarga serta Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Lamtim.

Setelah itu tambah Budiyul, barulah kepulangan jenazah Agus Triono ke kampung halamannya bisa diurus. Kemudian dalam pengurusannya, pihak BP3TKI dan KBRI kan berkoordinasi dengan pihak majikan tempat Agus Triono bekerja.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Jika pihak majikan keberatan atau tidak bersedia membantu untuk kepulangan jenazah Agus Triono, maka BP3TKI dan KBRI akan berkoordinasi dengan pemerintah Brunei Darusalam untuk membantu proses pemulangannya.

Karena semua proses itu membutuhkan waktu tambah Budiyul, maka pihaknya belum dapat memastikan kapan waktunya jenzah Agus Triono dapat dipulangkan, Namun jika semuanya berjalan lancar diperkirakan pekan depan jenazah Agus Triono sudah bisa di pulangkan ke kampung halamannya.

Sumber:lampost

No comments

Powered by Blogger.