Video Viral Perlihatkan Pelanggan Merokok Santai di Bawah Todongan Perampok



     Saat pria bersenjata api menyerbu masuk ke sebuah bar dan memerintahkan semua orang untuk tiarap di lantai, biasanya langkah paling bijak adalah menurutinya. Namun, seorang pria di St. Louis Missouri, Amerika Serikat (AS) menolak untuk menurut, bahkan setelah sepucuk senapan ditodongkan ke ketiaknya.



Rekaman kamera keamanan yang dirilis pada Jumat menunjukkan seorang pria dengan tegas menolak memberikan teleponnya kepada perampok bersenjata; meskipun ditodong dengan laras senapan. Pelanggan bar itu dengan tenang mengambil teleponnya yang direbut oleh si perampok dan meletakkannya di atas meja.

Perampok itu, rupanya terkejut oleh sikap tak terduga itu, tidak melakukan upaya lebih lanjut untuk memaksa pria itu dan pergi ke belakang bar mencari mesin kasir. Pelanggan bar yang tampaknya tidak kenal takut itu kemudian dengan tenang menyulut sebatang rokok.

Belakangan pria itu mengatakan bahwa dia merasa bahwa perampok itu tidak bermaksud untuk melukai siapa pun.

"Saya mengatakan, jangan bajingan lain yang mencoba melakukan aksi bajingan," kata pelanggan bar itu dalam wawancara yang dikutip NBC News. "Saya sangat bosan dengan orang-orang di South City berpikir bahwa mereka dapat mengendalikan orang karena mereka ingin memaksakan keinginan mereka dengan senjata api atau sikap atau semacam agresi."

"Saya tidak benar-benar khawatir. Saya hanya memiliki perasaan yang sangat baik dia tidak keluar untuk menyakiti siapa pun, dia hanya ingin uang narkoba," kata pria itu sebagaimana dilansir Sputnik.

Meski begitu, dia mengatakan bahwa dia tidak menyarankan orang lain melakukan apa yang dia lakukan jika menemukan diri mereka dalam situasi serupa.

"Mungkin bukan demi keuntungan terbaikmu jika mereka punya senjata api yang terisi, saya tidak akan menyarankan itu kepada siapa pun," katanya.

Menurut polisi, perampok, yang belum diidentifikasi itu, mengambil properti pelanggan dan mengambil uang dari kasir sebelum melarikan diri. Tidak korban cedera yang dilaporkan setelah perampokan itu.

Sumber :okezone

No comments

Powered by Blogger.