Diculik dan Ditemukan Tewas, Ternyata Dibunuh Mantan Pacar



    Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya menangkap empat pelaku pembunuhan dengan korban Bangkit Maknutu Diriat (32 tahun), warga Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang ditemukan tewas di bawah Jembatan Cangar I, Dusun Jurang Kuali, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.



Kasus itu mulanya dilaporkan istri korban ke Markas Polrestabes Surabaya. Korban tak pulang-pulang dan dilaporkan jadi korban penculikan. Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di sungai dengan kedua tangan terikat. Setelah dicocokkan, ternyata identitas korban sama dengan laporan penculikan yang diadukan istri korban.

Polisi langsung bergerak mengungkap kasus itu. Hasilnya, empat pelaku berhasil ditangkap. Mereka ialah pasangan suami istri, Bambang Irwan (27) dan Rulin Rahayu Ningsih (32) warga Sidoarjo, dan dua pelaku lainnya ialah Kresna Bayu Firmansyah (22) dan Rizaldy Firmansyah (19), masing-masing warga Surabaya.

"Dua masih dalam daftar pencarian orang," kata Wakil Kepala Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Leonardus Simarmata, di Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat, 18 Oktober 2019.

Dia menjelaskan, otak pembunuhan itu ialah mantan pacar korban, Rulin Rahayu Ningsih. Keduanya berhubungan asmara selama dua tahun, dari tahun 2015 sampai 2017. "Pelaku (Rulin) sakit hati karena korban pernah punya tanggungan kurang lebih Rp145 Juta," ujar Leo.

Rulin mengaku sakit hati karena pernah ditipu saat meminta korban menjualkan mobil miliknya. Saat itu, mobil Suzuki Swift yang dijual laku Rp93 juta. Namun, Rulin mengaku hanya diberi uang Rp5 juta. Pada tahun 2016, korban juga mengajukan kredit mobil Toyota Yaris atasnama Rulin.

Pengajuan kredit itu tanpa sepengetahuan Rulin dan dipakai sendiri. Mobil ditaruh di rumah asal korban di Sumenep. Di tengah perjalanan, angsuran mobil menemui kendala sehingga Rulin dikejar-kejar penagih. Dari situlah timbul dendam di hati Rulin sehingga menculik dan membunuh korban.

Sumber :Viva

No comments

Powered by Blogger.