Kisah Samsidar TKI Dideportasi, Nekat Masuk Tanpa Paspor 20 Tahun Lalu, 2 Cucunya Masih di Malaysia

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Samsidar (62) satu diantara rombongan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dipulangkan oleh pihak pemerintah kerajaan Malaysia ke Indonesia.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Rombongan Tenaga Kerja yang terdeportasi itupun berjumlah sebanyak 71 orang, dan tiba di Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat, pada Kamis (3/10/2019) sekitar pukul 17.30 wib.

Raut wajah lesu, serta baju yang lusuh, Samsidar tampak hanya membawa sebuah tas ransel dan mengenakan pakaian lalu sendal seadanya.

Tetapi mau tak mau itu harus ia terima, saat harus dibawa kembali ke Indonesia.

Sesaat ditemui Tribun Pontianak, Samsidar yang berasal dari daerah kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan menceritakan, awal mula ia pergi ke negara tetangga malaysia tanpa menggunakan paspor, dan itu sekitar 20 tahun yang lalu tepatnya pada tahun 1999.

"Saya bersama adik saya pergi menyebrang lewat laut ke Tarakan, masuk ke Palas Hulu, Kabupaten Bulungan. Lalu kemudian kampung apa ya, saya lupa namanya itu. Dan sampailah ke Bagian Miri, Sarawak, Malaysia," Jelas Samsidar kepada Tribun.

Kemudian di Bagian Miri, Sarawak, Malaysia, ia mengatakan bekerja di sebuah perkebunan sawit dan tinggal bersama adik kandungnya serta dua orang cucunya.

Namun, sesaat lima tahun terakhir ini, pemilik perkebunan sawit tempat ia bekerja meninggal.

Sampai saat itu pula ia harus juga berhenti bekerja, karena ia mengatakan setelah itu tak ada yang bekerja lagi di perkebunan tersebut.

"Lima tahun ini saya sudah tidak kerja di sawit, jaga rumah sudah. Saya punya bos rumahnya sudah kotor, dan saya dipanggil dia punya bini untuk menunggu dan merawat rumah tersebut. Dan dia bilang, saya anggap kau ini Samsidar sebagai bapak," terangnya.

Kemudian pada bulan april 2019 lalu, ia mengungkapkan ditangkap oleh pihak Imigrasi malaysia karena tak memiliki paspor.

"Dan kemudian saya ditahan di bilik polis" ungkapnya.

Lalu seketika, tampak raut muka Samsidar tambah sedih, ketika ia tahu harus dipulangkan ke daerah asalnya.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

"Saya minta kalau bisa dibawa kembali ke Malaysia, karena dua cucu saya disana," kata itu pun terus diulang, saat ditemui Tribun Pontianak.

Dengan meninggalkan seorang adik dan dua orang cucunya di Malaysia, kini ia harus berada di Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat, untuk dilakukan pendataan.

Dan kemudian direncanakan akan dipulangkan ke daerah asalnya.  

Sumber:tribunnews

No comments

Powered by Blogger.