Pria yang Ditangkap Karena Membunuh Ibu dan Bayi Kembar di Taiwan

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Seorang pria ditangkap pada Jumat pagi (8 November) di Taichung, Taiwan, karena dicurigai membunuh pacarnya dan bayi kembarnya awal minggu ini.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Pada Kamis malam (7 November) tetangga mengeluh kepada polisi tentang bau busuk yang berasal dari sebuah apartemen studio di Jalan Guangfu di Distrik Pusat Kota Taichung.Ketika polisi mendobrak pintu depan, mereka menemukan mayat-mayat yang membusuk dari seorang anak berusia 29 tahun. Wanita dan dua bayi laki-laki kembar berusia 10 bulan.

Polisi mengidentifikasi wanita itu memiliki nama keluarga Chen (陈), dan anak laki-laki kembar itu ditemukan adalah putranya. Berdasarkan investigasi awal, Chen sebelumnya telah menikah dengan seorang pria bernama Tien (田) yang berasal dari Kotapraja Mingjian Kabupaten Nantou di Kabupaten Nantou. Dan dengan siapa dia memiliki seorang putri berusia 8 tahun dan seorang putra berusia 7 tahun, lapor CNA.

Setelah perceraian mereka di pertengahan tahun lalu, Chen pindah ke Kota Taichung untuk bekerja dan melahirkan dua anak laki-laki kembar yang dilaporkan ayah dari pria lain.

Chen dan Tien telah dilaporkan ke Departemen Kesejahteraan Sosial Pemerintah Kabupaten Nantou atas dugaan kasus penganiayaan anak pada tahun 2015 dan kekerasan dalam rumah tangga pada tahun 2017. Lin Chih-chung (林志忠), direktur Departemen Kesejahteraan Sosial, mengatakan kepada CNA bahwa setelah Menerima laporan, pekerja sosial telah menilai dan mengelola kasus, yang ditutup setelah keluarga ditentukan dalam kondisi stabil.

Setelah perceraiannya dengan Tien, Chen mulai hidup bersama dengan seorang pria yang juga bermarga Chen. Menurut penyelidikan awal, Chen hamil dengan putra kembar pria itu dan melahirkan awal tahun ini.

Setelah polisi menemukan mayat Chen dan kedua putranya pada hari Kamis, polisi mulai mencari teman prianya. Pada pukul 11 ​​pagi pada hari Jumat pagi, polisi menemukan tersangka di sebuah kafe internet di Changhua, lapor UDN.

Ketika polisi membawa lelaki itu untuk diinterogasi, dia mengaku telah berdebat dengan Chen dan kehilangan kendali emosinya. Dia mengatakan bahwa dia pertama kali mencekik Chen sampai mati sebelum membekap dua bocah laki-laki dengan selimut, menurut laporan itu. .

Polisi mengatakan bahwa kejahatan itu terjadi sekitar tiga hari yang lalu.Setelah mereka meninjau rekaman video pengawasan, petugas memperhatikan bahwa tersangka sering keluar masuk apartemen setelah perkiraan waktu pembunuhan.

https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Setelah mengidentifikasi plat nomornya di rekaman kamera pengintai, polisi dapat mengidentifikasi dia dan tempat tinggalnya, yang memang tempat kejadian kejahatan tersebut. Polisi mengatakan bahwa mereka perlu menggunakan tes DNA untuk mengkonfirmasi bahwa dia adalah ayah dari Anak laki-laki, sebagaimana ayah yang tercantum dalam formulir pendaftaran rumah tangga (hukou, hukou) adalah Tien, lapor UDN.

Sumber:taiwannews

No comments

Powered by Blogger.