116 TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia Selama 2019

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Selama kurun waktu Januari-Desember 2019, tercatat ratusan Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) ilegal asal Nusa Tenggara Timur ( NTT) meninggal dunia di Malaysia.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Dilansir senayanpost, Kepala Balai Pelayanan Penempatan Perlindungan TKI (BP3TKI) Kupang Siwa mengatakan, hingga Desember 2019 terdapat 116 TKI ilegal meninggal di Malaysia.

“Hingga kini, TKI asal NTT yang meninggal di luar negeri sebanyak 117 orang. 116 meninggal di Malaysia, sedangkan satu orang meninggal di Senegal,” ungkap Siwa , Sabtu (21/12/2019).

Dari 117 TKI itu, lanjut Siwa, hanya Stefanus Behtu, warga asal Pulau Palie, Kabupaten Sikka, yang memiliki kelengkapan dokumen bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) di Senegal.

“Sebanyak 104 orang itu ilegal bekerja di Malaysia,” ujar Siwa.

https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Dia melanjutkan, Stefanus meninggal dunia, saat berlayar di perairan Senegal pada 5 Januari 2019 lalu. “TKI yang meninggal di Malaysia, paling banyak berasal dari Kabupaten Ende sebanyak 24 orang,” tuturnya. 

TKI ilegal yang terakhir meninggal di Negeri Jiran, yakni Agustinus Nahak. Warga asal Desa Rabasa, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka itu meninggal di Hospital Seri Manjung, Malaysia, pada 13 Desember 2019, akibat sakit serangan jantung “Jenazah Agustinus, akan tiba di Bandara El Tari Kupang, siang ini pada pukul 13.00 WITA,” ujar Siwa.

Sumber:senayanpost

No comments

Powered by Blogger.