Australia Minta China Perlakukan Warganya yang Ditahan Secara Manusiawi


https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Menteri luar negeri Australia  Marise Payne mengatakan bahwa perlakuan terhadap seorang penulis yang ditahan di China tidak dapat diterima,
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Pernyataan itu muncul setelah adanya laporan penyiksaan dan interogasi harian terhadap warga negara Australia yang ditahan China, Dr Yang Hengjun.

Marise Payne mengatakan dia sangat prihatin dengan laporan dari kunjungan konsuler baru-baru ini ke Dr Yang Hengjun".

Yang ditahan di China sejak Januari dan baru-baru ini dituduh melakukan mata-mata, dengan ancaman hukuman penjara yang bisa berlangsung lama.

Payne mengatakan Yang tidak bisa menghubungi keluarga dan teman-temannya, dan selalu diinterogasi setiap hari, termasuk saat dia dibelenggu.

"Ini tidak bisa diterima," katanya melanisr AFP, Senin (2/12/2019).

Ia menambahkan bahwa Australia telah berulang kali meminta China agar Yang mendapatkan "standar dasar keadilan, keadilan prosedural, dan perlakuan manusiawi".
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Perdana Menteri Australia Scott Morrison membantah bahwa Yang adalah mata-mata. Kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM) menilai penangkapan Yang bermotivasi politik.

Yang awalnya ditahan di pengawasan perumahan di lokasi yang ditentukan sebelum dipindahkan ke penahanan kriminal pada Agustus.

Sumber:okezone

No comments

Powered by Blogger.