Penyelundupan Air Zam-zam Senilai Rp8,4 M Digagalkan di Malaysia


https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Bea Cukai Selangor, Malaysia menggagalkan upaya tiga perusahaan untuk menyelundupkan 112.560 liter air zam-zam senilai lebih dari RM2.5 juta (sekira Rp8,4 miliar) di West Port baru-baru ini.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Asisten Direktur Jenderal Bea Cukai Datuk Abdul Latif Abdul Kadir mengatakan 38.850 liter air zam-zam dengan nilai diperkiraan lebih dari RM850.000 dalam 3.885 botol ukuran 10 liter ditemukan pada 7 Oktober dalam dua wadah dengan kargo yang dinyatakan sebagai makanan dari Timur Tengah.

Sedangkan pada 16 Desember 73.710 liter dalam botol serupa dengan nilai perkiraan RM1,65 juta ditemukan dalam tiga wadah yang dinyatakan sebagai barang rumah tangga.

"Air Zam-zam dilarang diekspor oleh Arab Saudi. Tiga perusahaan yang terlibat juga tidak memiliki izin dari Departemen Kesehatan untuk membawanya.

"Air itu dijual banyak di negara ini tetapi kemurniannya tidak dapat dipastikan. Kita perlu menyoroti ini untuk mencegah orang ditipu," katanya sebagaimana dilansir The Star, Jumat (27/12/2019).

Air zam-zam diambil dari sebuah sumur yang terletak di dalam kompleks Masjidil Haram di Mekah.

Abdul Latif mengatakan direksi perusahaan serta direktur perusahaan pengiriman sedang diselidiki di bawah Undang-Undang Pabean 1967 dan Undang-Undang Cukai 1976.

Sumber:okezone

No comments

Powered by Blogger.