Polisi Bongkar Praktik Kawin Kontrak di Puncak Bogor




    Sebanyak empat orang mucikari dengan modus kawin kontrak di wilayah Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dibekuk polisi. Mereka menawarkan praktik prostitusi itu kepada turis asal Timur Tengah.



Kapolres Bogor, AKBP M Joni mengatakan, terbongkarnya praktik tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat dan video viral wisata prostitusi di kawasan Puncak bermodus kawin kontrak.

"Dari situ kita rapat dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, hasilnya kita tangkap empat tersangka (mucikari) 2 laki-laki 2 perempuan" kata Joni, Senin 23 Desember 2019.

Kepada polisi, para mucikari mengaku menawarkan bisnis haram itu kepada para turis asal Timur Tengah yang sedang berkunjung ke kawasan Puncak.

"Biasanya ke turis asing Timur tengah dan kebetulan pelaku mantan TKI yang pernah berangkat ke sana. Yang bersangkutan mencari korban untuk dikawin kontrak, korbannya semua asal Sukabumi," jelasnya.

Selain empat mucikari, polisi juga mengamankan pria asal Timur Tengah berinisial H. Dari mereka, polisi mendapat barang bukti uang tunai Rp7 juta hasil trasaksi, 2 unit mobil dan 11 unit handphone.

"Kita kenakan Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang Nomor 21 tahun 2007 Pasal 2 ancamanya di atas lima tahun penjara," pungkas Joni.

Sumber :okezone

No comments

Powered by Blogger.