KBRI Riyadh Upayakan WNI Pemegang Visa Umrah Bisa Masuk Arab Saudi

https://line.me/R/ti/p/%40rgl2765t

Pemerintah Arab Saudi pada Rabu, 26 Februari 2020, secara resmi mengumumkan penghentian sementara masuknya warga negara asing yang mengunjungi Kerajaan itu untuk menjalankan ibadah umrah atau mengunjungi Masjid Nabawi di Madinah.
https://line.me/R/ti/p/%40rgl2765t

Langkah tersebut diambil sebagai upaya pencegahan di tengah wabah virus korona Covid-19 yang saat ini telah menyebar di puluhan negara di dunia, termasuk beberapa negara di Timur Tengah. Dalam pengumumannya, Pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa visa turis warga dari negara-negara di mana virus korona sedang merebak, untuk sementara juga akan ditangguhkan, dan keputusan itu berlaku bagi semua negara.

Meski bersifat sementara, langkah ini menjadi perhatian umat Muslim dan negara-negara dunia, termasuk juga Indonesia.

Dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh menyatakan terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi untuk memastikan pelaksanaan teknis dari kebijakan penghentian sementara jamaah umrah tersebut. Upaya juga dilakukan untuk memastikan keberadaan jamaah umrah warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini sudah berada di Arab Saudi.

Saat ini Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sudah resmi menghentikan sementara visa untuk jamaah umrah yang baru.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel tengah melakukan pendekatan agar jamaah umrah Indonesia yang sudah mengantongi visa diizinkan masuk ke wilayah Arab Saudi. Pertimbangannya, karena sejauh ini Indonesia tidak termasuk negara terkonfirmasi terinfeksi wabah virus korona Covid-19.
https://line.me/R/ti/p/%40psm2899b

Hingga saat ini belum ada kasus virus korona Covid-19 yang dikonfirmasi di Arab Saudi, namun beberapa negara di kawasan Timur Tengah, seperti Iran, Bahrain, Kuwait, dan Uni Emirat Arab (UEA) telah melaporkan penyebaran penyakit mematikan itu di wilayahnya.

Virus Covid-19 yang berasal dari Wuhan, China telah menginfeksi sekira 81.000 orang di lebih dari 45 negara. Penyakit ini juga telah merenggut sedikitnya 2.770 nyawa, yang sebagian besar terjadi di China.

Sumber:okezone

No comments

Powered by Blogger.