Nasib Ayi Atikah, TKW Asal Bojongpicung Tak Digaji 6 Tahun

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Nasib malang dialami Ayi Atikah (31), mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Babakan Laban RT 01 RW 05, Desa Bojongpicung, Kecamatan Bojongpicung.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Dari 16 tahun bekerja di Aman, Yordania, gaji enam tahun yang menjadi haknya tak diberikan oleh majikannya tempat bekerja selama ini.

“Iya, enam tahun tidak digaji,” tuturnya ditemui di DPC Astakira Kabupaten Cianjur, Selasa (4/2/2020).

Ayi menuturkan, selama ini majikannya bernama Muhamad Tilawi selalu menjanjikan akan membayarkan seluruh gajinya. Namun, sampai waktu kepulangan ke Indonesia, baru gaji untuk 10 tahun yang didapatnya.

“Kalau komunikasi dengan kelurga bisa. Tapi majikan selalu ngundur-ngundur untuk kepulangan dan gaji susah. Gaji yang belum dibayar sebesar Rp201 juta,” ungkapnya.

Mendekati kepulangan, majikan Ayi sempat membawanya ke KBRI di Aman, Yordania, untuk mengurus dokumen dan gaji. Majikannya membuat pernyataan sanggup bayar gaji dengan dicicil dan dikirimkan ke Indonesia.

Namun hingga saat ini, janji majikannya itu tak pernah ditunaikan meski terus menagih. Karena itu, ia meminta bantuan pemerintah untuk menuntut haknya.

“Saya meminta KBRI Yordania agar bisa mendatangi majiakan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Harian Harian DPC Astakira Pembaharuan Cianjur, Supyan mengatakan, pemerintah dearah harus turun tangan ikut menangani kasus yang dialami Ayi yang merupakan warga Cianjur.
https://line.me/R/ti/p/%40psm2899b

“Gaji itu adalah hak PMI, makanya kami akan memperjuangkannya,” terangnya.

Supyan mengungkap, saat ini pihaknya menangani lima kasus serupa. Sayangnya, Pemkab Cianjur terkesan menutup mata dan tak peduli.

“Semestinya ada langkah proaktif dari Pemkab cianjur. Tapi sayangnya enggak ada,” pungkasnya.

Sumber:radarsukabumi

No comments

Powered by Blogger.