Pemulangan Jenazah TKI Hongkong asal Batang Belum Jelas

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Proses pemulangan jenazah Siti Khotijah (37), TKI Hong Kong asal Desa Batiombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, yang dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (12/02/2020) kemarin belum dapat dipastikan.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Batang, Tulyono mengungkapkan, bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan BP3TKI Provinsi Jawa Tengah, Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah, dan BNP2TKI Jakarta, untuk mengetahui kepastian proses pemulangan jenazah Siti Khotijah.

“Namun hingga hari ini, kami belum mendapatkan kepastian kapan jenazah Siti Khotijah akan dipulangkan ke Batang,” ujar Tulyono, didampingi Kasi Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Suparmin saat ditemui, Jum’at (14/02/2020) siang.

Ia mengatakan, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong telah menangani jenazah Siti Khotijah dengan baik. “Ya, jenazah Siti Khotijah sudah ditangani KJRI. Namun, KJRI belum bisa menginfokan jadwal kepulangan jenazah,” katanya.

Dijelaskannya, BP3TKI Provinsi Jawa Tengah, dan BNP2TKI Jakarta siap menjemput dan mengantarkan jenazah Siti Khotijah dari bandar udara hingga ke rumah duka yang ada di Kecamatan Bandar.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

“Jika pemulangan jenazah via Bandara Internasional Ahmad Yani, maka BP3TKI siap mengantarkannya sampai rumah duka. Kemudian, jika pemulangan jenazah via Bandara Soekarno-Hatta, biasanya akan difasilitasi oleh BNP2TKI,” terangnya.

Oleh karenanya, BP3TKI Provinsi Jawa Tengah menyarankan agar pihak keluarga maupun Muspika tidak perlu menyiapkan ambulans, apabila tidak ada permintaan dari BNP2TKI Jakarta.

“Kalau tidak ada halangan, proses pemulangan jenazah dari Hong Kong ke Kabupaten Batang membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 hari lamanya,” bebernya.

Sumber:radarpekalongan

No comments

Powered by Blogger.