Viral 'Doktor Psikologi' Mengaku Bisa Sembuhkan Bipolar, Benarkah?



     Media sosial tengah diramaikan kabar viral tentang seorang 'doktor psikologi' berinisial DS yang mengaku bisa menyembuhkan bipolar. Diangkat oleh selebgram Revina VT yang juga mantan pacar Young Lex, kabar itu langsung jadi buah bibir.



Sebagian kalangan meragukan terapi tersebut karena bipolar dikenal tidak bisa 'sembuh'. Sebenarnya bagaimana sih terapi bipolar yang sebenarnya?

Veronica Adesla, psikolog klinis dari Personal Growth, menjelaskan terapi bipolar ada beragam macam. Salah satunya adalah terapi Cognitive Behaviour Therapy (CBT). Terapi apa itu?

"Kalau bipolar itu kan terapinya banyak ya ada pendekatan-pendekatan. Itu bisa beda-beda, misalkan mau terapinya CBT. Nah itu bisa, nah itu pakainya apa, kalau dari behaviour-nya bisa diajarin untuk melakukan perilaku-perilaku setiap hari yang perlu dilakukan misalnya rutinitas untuk jam bangun, jam tidur, jam makan, terus kemudian olahraga," katanya saat dihubungi detikcom Kamis (14/2/2020).

Selain itu ada aktivitas-aktivitas positif lain yang biasanya disarankan. Hal ini disarankan demi mengatasi kondisi manik atau depresi yang terjadi pada pasien bipolar.

"Kemudian ada aktivitas-aktivitas positif lain itu kaya misalnya ya sesuai sama hobinya dia entah itu ngelukis. Entah itu kemudian berkebun. Tujuannya nanti ada beda-beda, pada saat dia mengalami episode depresi, atau pada saat di episode manik. Kalau bipolar itu kan dua mbak, jadi ada episode depresi, ada episode manik," tambahnya.

Dijelaskan juga oleh psikolog klinis Kasandra Putranto dari Kasandra & Associate Cassandra bahwa pada dasarnya bipolar adalah salah satu gangguan psikologis yang memiliki ciri khas adanya perubahan mood yang drastis. Biasanya berhubungan dengan masalah genetik, pola asuh, dan pengalaman masa kecil.

"Diagnosa bipolar hanya dapat ditegakkan oleh ahli yang sudah memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui oleh negara, dalam hal ini psikiater atau psikolog klinis," jelas Kasandra.

Lalu bisakah bipolar disembuhkan?

"Sembuh total tidak, tapi dapat ditangani dengan pengobatan dan terapi psikologis," kata psikolog klinis dewasa, Arrundina Puspita Dewi, MPsi.

Sumber :detik

No comments

Powered by Blogger.