Virus Corona Bikin Apartemen 35 Lantai di Hong Kong Dikosongkan

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Lebih dari 100 orang dievakuasi dari blok apartemen 35 lantai di Hong Kong pada hari Selasa (11/2/2020). Bangunan perumahan itu dikosongkan setelah dua penghuninya dinyatakan positif terinfeksi virus Corona baru, 2019-nCoV.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Ratusan penghuni terpaksa pergi pada dini hari ketika petugas kesehatan dengan masker dan setelan putih bergegas mencari tahu apakah virus telah menyebar melalui kompleks apartemen.

Hong Kong dalam keadaan siaga tinggi untuk setiap acara yang berpotensi jadi penyebar virus Corona. Keadaan itu juga berlaku untuk blok perumahan yang menjulang tinggi yang menjadikan kota ini salah satu tempat paling padat di dunia.

Pada 2003, Hong Kong dilanda wabah Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) yang menewaskan 299 orang. Dari jumlah itu, 42 kematian berasal dari hanya satu blok apartemen di mana sekitar 300 orang terinfeksi. Wabah SARS itu jadi pelajaran bagi Hong Kong untuk siaga terhadap wabah virus Corona baru asal China.

Para pejabat setempat mengatakan, relokasi penghuni apartemen pada hari Selasa di distrik Tsing Yi adalah tindakan pencegahan setelah seorang wanita berusia 62 tahun di lantai tiga ditemukan memiliki virus. Dia tinggal 10 lantai di bawah penghuni pria yang juga terinfeksi 2019-nCoV.

"Kami tidak yakin apa rute penularannya," kata Wong Ka-hing, pejabat dari Pusat Perlindungan Kesehatan, kepada wartawan. "Itu masih bisa melalui metode tetesan atau kontak yang biasa."

Meskipun demikian, penghuni apartamen 35 yang terhubung dengan sistem drainase yang sama telah dipindahkan.

Menteri Kesehatan Sophia Chan mengatakan empat penghuni apartemen menunjukkan gejala seperti flu dan telah dibawa ke bangsal isolasi rumah sakit. Yang lain dibawa ke kamp karantina.
https://line.me/R/ti/p/%40psm2899b
Para penghuni pada Selasa pagi menemukan lingkungan mereka dipenuhi dengan polisi dan petugas kesehatan. "Tentu saja saya takut," kata seorang penghuni apartemen berusia 59 tahun, yang memberikan nama panggilan Chan, kepada AFP.

“Saya tinggal bersama putra, menantu, cucu dan suami saya. Kami jarang keluar karena kami tidak memiliki cukup masker. Saya tidak mengizinkan cucu-cucu saya bermain di lorong. Sekarang kita bahkan tidak bisa tinggal di rumah."

Ada 42 kasus atau orang yang terinfeksi virus Corona baru di Hong Kong. Angka itu termasuk 10 orang sekeluarga yang berbagi makanan hotpot dengan orang yang terinfeksi.

Sumber:sindonews

No comments

Powered by Blogger.