Virus Corona Serang Hong Kong, TKW Indonesia: Saya Ingin Pulang

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Usai ditemukan korban terinfeksi virus Corona, sebagian TKW dari Hong Kong mengaku sangat khawatir. Mereka mengaku ingin segera dipulangkan ke Indonesia. Namun, masih ada kontrak kerja yang belum selesai.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Salah satunya yakni TKW bernama Kurniawati. Perempuan asal Kecamatan Keras, Kediri, Jawa Timur (Jatim) itu mengaku sangat takut.

"Di sini (Hong Kong) masker, detol sabun cuci tangan, bayclin juga mulai susah. Kalau pun ada harus antre panjang dan harganya juga gak murah lagi," katanya kepada TIMES Indonesia, Rabu (5/2/2020).

Untuk saat ini, lanjut Kurniawati, setahu dirinya, dari adanya virus Corona tersebut, pemerintah Hong Kong menutup beberapa sarana umum. Antara lain perpustakaan, taman terbuka, tempat hiburan dan juga tidak diperbolehkan pergi ke China.

"Sebagian besar majikan menyarankan untuk tinggal di rumah. Atau pun kalau keluar, diharuskan memakai masker," jelasnya.

Sementara Rohmatu Milala, TKW di Hong Kong asal Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang juga mengeluhkan hal yang sama.

Milala mengatakan, dirinya ingin juga segera pulang ke Indonesia karena takut terjangkit virus corona tersebut.

"Sebenarnya takut. Pengen pulang. Tapi kontrak kerjanya kan sampai bulan 8 ini. Jadi bertahan saja dulu. Asalkan tidak keluar rumah kalau nggak ada kepentingan yang mendesak. Dan selalu jaga kebersihan," katanya.

Saat ini, lanjut Milala, pemerintah setempat sudah memberikan imbuan agar selalu memakai masker jika ingin keluar rumah. Serta harus ekstra hati-hati jika memasak apapun.

"Makanan yang dimasak itu harus benar-benar mateng. Terus diimbau agar tetap di dalam rumah kalau tidak ada kepentingan yang mendesak buat keluar. Stok masker di Hong Kong juga mulai menipis bahkan harganya naik.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Sampai-sampai beberapa majikan minta bantuan untuk kirim masker dari Indonesia karena emang di Hong Kong sudah langka," ujarnya.

Sebelumnya, pada Selasa (4/2/2020) kemarin, Hong Kong dilaporkan adanya kematian karena Virus Corona. Dilansir CNN, RTHK Hong Kong melaporkan ada seorang pasien berusia 39 tahun meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif. Pasien tersebut mengeluh demam dan mengalami gejala-gejala mengidap virus corona setelah kembali dari Wuhan, China pada 21 Januari 2020 lalu. 

Sumber:timesindonesia

No comments

Powered by Blogger.