WHO Selidiki Konferensi di Singapura Terkait Wabah Virus Corona

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Sebanyak tiga pegawai dari satu perusahaan multinasional yang menggelar pertemuan lebih dari 100 staf internasional di Singapura telah terjangkit virus corona baru.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Kejadian ini memicu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyelidiki kasus tersebut. Malaysia dan Korea Selatan (Korsel) telah mengonfirmasi tiga kasus virus terkait konferensi perusahaan pada pertengahan Januari yang dihadiri 94 staf luar negeri di hotel Grand Hyatt.

Otoritas Singapura menyatakan empat orang lainnya yang menghadiri pertemuan itu juga menunjukkan gejala terjangkit virus corona.

Otoritas tidak menyebutkan nama perusahaan yang menggelar pertemuan itu atau menyatakan bisnis yang terlibat di dalamnya.

Pemerintah Malaysia menyatakan orang dari China termasuk satu dari kota Wuhan menghadiri pertemuan itu. Wuhan menjadi sumber virus corona yang mulai terdeteksi pada Desember lalu.

"WHO berkoordinasi dengan kementerian kesehatan terkait kasus ini. Saat berbagai negara meningkatkan pengawasan, deteksi lebih banyak kasus penyebaran lokal dapat diperkirakan," ungkap juru bicara WHO Olivia Lawe Davies.

Singapura telah melaporkan 28 kasus virus corona, termasuk beberapa penyebaran dari manusia ke manusia.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Berbagai kasus terkait pertemuan bisnis di Singapura memberi lebih banyak bukti bahwa virus itu menyebar melalui kontak manusia dengan manusia di luar China.

WHO menyatakan perkembangan ini sangat mengkhawatirkan dan dapat menjadi sinyal wabah yang jauh lebih besar.

China melaporkan korban tewas harian terbesar akibat virus itu pada Kamis (6/2), dengan penambahan 73 orang menjadi 563 orang. Meski demikian, hanya ada dua orang tewas yang dilaporkan di luar China daratan.

Sumber:sindonews

No comments

Powered by Blogger.