Alasan Cuci Tangan Lebih Baik Bunuh Kuman Ketimbang Hand Sanitizer



     Penjualan gel tangan anti bakteri atau hand sanitizer di beberapa negara meningkat drastis akibat mewabahnya virus Corona COVID-19. Semua orang berbondong-bondong membeli produk ini untuk melindungi diri dari virus tersebut.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan jika lebih baik cuci tangan menggunakan sabun di bawah air mengalir daripada menggunakan hand sanitizer. Lantas, apakah hand sanitizer menjadi benar-benar efektif membunuh bakteri hingga virus?

Melansir dari Purewow pada Selasa (4/3/2020) Purvi Parikh, M.D yang merupakan ahli alergi dan penyakit menular di NYU Langone Health menjelaskan bahwa hand sanitizer bisa membunuh bakteri. Namun tidak sesederhana disemprotkan, digosok, dan kemudian tangan menjadi bersih.

"Salah satu alasan hand sanitizer bekerja untuk menjaga tubuh tetap sehat adalah dengan menggosokkan kedua tangan. Gesekan demi gesekan akan membantu menghancurkan virus dan bakteri," ungkap Purvi Parikh, M.D.

Hand sanitizer bekerja ketika alkohol yang dikandungnya berkisar 60 persen menurut CDC atau Center for Disease Control. Badan ini pun merekomendasikan untuk cuci tangan secara menyeluruh menggunakan sabun dan air sebagai bentuk perlindungan pertama. Ketika tidak ditemukan wastafel untuk mencuci tangan, barulah menggunakan hand sanitizer sebagai pembersihan darurat.

Cara mencuci tangan yang efektif :

Untuk memaksimalkan fungsi mencuci tangan, ada beberapa langkah yang bisa diikuti.

1. Gunakan hand sanitizer dengan jumlah yang cukup.

Tuangkan atau semprot cairan pembersih seukuran seperempat bagian telapak tangan.

2. Tutup kedua tangan untuk mempermudah penggosokan.

Pastikan seluruh bagian jari sudah terkena cairan pembersih. Pada setiap jari, kedua telapak tangan, dan punggung tangan.

Kuku juga menajdi bagian penting karena kuman biasanya bersembunyi di bawah kuku. Sehingga lebih baik biarkan kuku kamu pendek untuk menghindari penumpukkan kuman.

3. Pastikan benar-benar kering

Ini menjadi langkah terakhir dalam mencuci tangan. Memastikan tangan benar-benar kering akan mengurangi risiko bakteri, kuman, atau virus yang masih tertinggal di tangan.

Sumber :fimela

No comments

Powered by Blogger.