Foto Perban di Wajah, Penghargaan untuk Perawat Virus Corona yang Bikin Haru



      Tenaga medis seperti dokter dan perawat berada di garda terdepan melawan virus Corona yang kini telah menyebar ke lebih dari 100 negara. Mereka pun menjadi kelompok yang berisiko terpapar COVID-19 karena harus berinteraksi langsung dengan pasien.



Untuk melindungi diri sendiri dari penularan virus Corona, perawat dan dokter harus mengenakan setelan khusus, juga masker dan kacamata. Memakai baju antivirus dan masker seharian tentu sangat tidak nyaman dan membuat kulit mereka lecet-lecet hingga luka.

Untuk mencegah kulit lecet dan luka, para perawat di Korea Selatan memakai plester luka hingga plester demam di area dahi, pipi dan hidung. Plester yang ditempel di wajah mereka itu kini bukan sekadar menjadi pelindung kulit tapi juga dianggap sebagai lencana penghargaan.

Seperti diberitakan AFP, para perawat di rumah sakit Keimyung University Daegu Dongsan, akan memakai plester sebelum tiba giliran shift jaga. Bantalan dan plester berfungsi melindungi wajah mereka dari rasa sakit, lecet dan luka akibat berjam-jam memakai baju pelindung dan masker.

Seperti diketahui, Keimyung University Daegu Dongsan merupakan rumah sakit terbesar di sebelah selatan Daegu. Daerah tersebut menjadi pusat penyebaran virus Corona di Korea Selatan.

Penampakan plester dan bantalan di wajah para tenaga medis ini dipandang masyarakat sebagai tanda yang mewakili pengorbanan mereka yang tak kenal lelah menyembuhkan pasien virus Corona. Portal berita Naver bahkan memajang poster untuk mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan mereka terhadap perawat di sana.

"Kalian adalah pahlawan sesungguhnya bagiku. Aku ucapkan rasa terima kasih yang tak terbatas untuk kalian," demikian tertulis dalam poster tersebut.

Surat berisi kalimat dukungan juga dikirimkan ke rumah sakit tersebut. Ada beberapa yang dipajang untuk lebih memberikan semangat kepada para perawat.

"Seluruh negeri ini mendukungmu," tulis surat tersebut.

Sekitar 200 perawat bekerja secara bergiliran selama delapan jam di rumah sakit tersebut. Perwakilan Keimyung University Daegu Dongsan Jung Sang-min mengatakan, hampir setengahnya merupakan perawat relawan.

Dia menjelaskan para perawat memakai banyak plester dan bantalan karena mereka lah yang lebih banyak dan lama bersentuhan dengan pasien ketimbang dokter. Dia pun memberi apresiasi khusus kepada para perawat.

"Para perawat lah yang benar-benar paling berdedikasi dalam pertarungan (melawan virus Corona) ini," kata Jung, yang menambahkan perlu waktu hingga setengah jam hanya untuk memakai baju pelindung dan masker.

Sementara itu jumlah kasus positif virus Corona di Korea Selatan mencapai 8.320 dengan 81 pasien meninggal dan 1.401 sembuh. Per Jumat (13/3/2020) kemarin, Korea Selatan melaporkan ada 110 kasus baru, namun menjadi angka yang terendah dalam tiga minggu terakhir.


Sumber :wollipop

No comments

Powered by Blogger.