Infus Antioksidan dapat Mencegah Penularan Virus Corona

https://line.me/R/ti/p/%40rgl2765t

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mencegah virus corona, diantaranya mencuci tangan dengan air dan sabun, tidak menyentuh wajah, dan yang terpenting ialah meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas.
https://line.me/R/ti/p/%40rgl2765t

Imunitas tubuh penting ditingkatkan agar berbagai virus termasuk virus corona tidak mudah masuk ke dalam tubuh kita. Ada banyak cara untuk meningkatkan imunitas, seperti mengonsumsi aneka herbal mulai dari jahe, kunyit, jinten hitam hingga empon-empon. Serta mengonsumsi buah-buah yang mengandung antioksidan.

Tak hanya itu, dr Danu Mahandaru, Sp BP-RE Founder klinik kecantik The Clinic Beautylosophy mengatakan untuk meningkatkan imunitas tubuh juga bisa menggunakan treatment Immune Booster, Radiance & Antioxidant Infusion dan Premium Immune & Healing Booster.

"Meningkatkan imunitas dengan cara instan bisa menggunakan infus atau suntik antioksidan. Treatment Immune Booster, Radiance & Antioxidant Infusion dan Premium Immune & Healing Booster yang tentunya dapat membantu untuk meningkatkan imunitas tubuh, menjaga kesehatan dan mempercepat penyembuhan pada penyakit ataupun luka," ujarnya dilansir dari Fimela beberapa waktu lalu.

dr Danu juga mengatakan infus Immune Booster bisa didapatkan gratis, jika pasien melakukan pembelian Aesthetic treatment senilai Rp 5.000.000.

Pencegahan virus corona menyebar di klinik kecantikan

Menanggapi permasalahan virus corona yang semakin marak di Indonesia, berbagai cara dilakukan agar virus tidak menyebar termasuk di klinik kecantik seperti;

1. Melakukan pengecekan suhu tubuh. Pasien dengan kondisi demam atau memiliki suhu melebihi 37.5 °C, gejala flu, riwayat mengunjungi daerah endemik Corona dalam 14 hari, sementara tidak diperbolehkan melakukan treatment atau konsultasi.

2. Jumlah pasien dan penjadwalan akan diatur ketat agar pasien tidak menumpuk dalam jangka waktu yang bersamaan.
https://line.me/R/ti/p/%40rgl2765t

3. Menyediakan Masker GRATIS dan Hand Sanitizer untuk setiap individu yang masuk ke klinik.

4. Dokter, Perawat, dan Staf mengurangi interaksi seperti jabat tangan dengan pasien, serta selalu menggunakan masker saat menangani pasien.

5. Tamu selain pasien atau yang tidak berkepentingan tidak diperkenankan masuk ke klinik.

"Melakukan pembersihan dengan sinar UV secara berkala, pemasangan Air Purifier, mempersiapkan Hand Sanitizer, Masker dan Sabun Cuci Tangan yang dapat digunakan oleh pasien, serta adanya pembersihan area-area yang sering tersentuh dengan menggunakan Alkohol 96% seperti pada gagang pintu, tombol lift, tangga hingga area lainnya secara berkala setiap 2 (dua) jam sekali," papar dr. Danu

Sumber:fimela

No comments

Powered by Blogger.