Kepanikan Pasar Akibat Corona Bikin Rupiah Tembus Rp 16 Ribu



     Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus bergerak melemah pada perdagangan Jumat akhir pekan ini. Pada pukul 10.20 WIB, rupiah terus tertekan sentuh angka 16.037 per dolar AS.



Menanggapi situasi ini, Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, kurs rupiah akan terus berada di posisi rentan selama penyebaran wabah virus corona yang menyebabkan kepanikan di pasar global.

"Ini level kunci dan akan terus melemah sambil menunggu informasi virus corona. Pasar panik," ujar Ibrahim, Jumat (20/3/2020).

Kendati demikian, Ibrahim menganggap fundamental ekonomi Indonesia masih kuat dalam menghadapi level nilai tukar rupiah saat ini. Menurutnya, kepanikan pasar merupakan indikator utama pelemahan tersebut.

"Walaupun rupiah ke 16.500, fundamental indonesia masih kuat. Kuat fundamentalnya, ini murni karena panik saja," tegas dia.

Ibrahim menyatakan, Kebijakan Bank Indonesia (BI) yang memangkas suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate di level 4,5 persen juga belum memiliki dampak besar saat ini.

"Penurunan suku bunga saat ini kecil pengaruhnya. Stimulus yang dilakukan oleh bank sentral global semua serba dadakan. ini mengindikasikan bank sentral terjadi kepanikan yang luar biasa," tuturnya.


Sumber :liputan6

No comments

Powered by Blogger.