Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 3 Ribu Orang



    China melaporkan 31 kasus kematian baru akibat virus corona atau COVID-19 pada Kamis, 5 Maret 2020. Ini membuat jumlah korban meninggal di negara itu mencapai lebih dari 3.000 orang.



Seluruh kasus kematian baru itu terjadi di pusat wabah, Provinsi Hubei. Di Wuhan, sebanyak 23 orang dilaporkan tewas.

Korban tewas akibat wabah virus corona di daratan China mencapai 3.012 orang pada akhir Rabu, kata Komisi Kesehatan Nasional negara itu. Demikian dilansir dari Channel News Asia.

Sebagian besar kematian atau 2.305 tercatat terjadi di Wuhan. Kota tersebut juga telah ditutup bersama dengan seluruh Provinsi Hubei sejak akhir Januari 2020 lalu,

Terdapat 139 kasus virus corona baru yang dikonfirmasi pada hari Rabu. Jumlah itu naik dari 119 kasus sehari sebelumnya. Padahal sebelumnya, jumlah pasien virus corona di China mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut.

Meski demikian hanya ada lima dari kasus baru di luar Hubei. Tetapi jumlah kasus baru yang dikonfirmasi di Hubei, tidak termasuk Wuhan, tetap dalam satu digit selama tujuh hari berturut-turut, dengan tiga infeksi baru dicatat pada hari Rabu.

Itu membuat jumlah total kasus yang dikonfirmasi di China sejauh ini menjadi 80.409. Kini China mulai khawatir akan kasus impor dari luar negeri mengingat virus itu telah menyebar ke sekitar 80 negara serta menginfeksi lebih dari 10.000 orang dan membunuh lebih dari 200 orang di luar negeri.

Sekitar 3,4 persen dari kasus COVID-19 yang dikonfirmasi telah meninggal, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Selasa. Ini jauh di atas tingkat kematian akibat flu musiman yang hanya di bawah 1 persen. Namun, Ketua WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa virus corona masih bisa ditangani. 

Sumber :viva

No comments

Powered by Blogger.