Miris, Pria Penyuka Sesama Jenis di Bali Sodomi Bocah Tetangga Puluhan Kali



       Seorang tukang kebun di Kabupaten Badung tega menyodomi bocah yang masih duduk di bangku SD. Pelaku dan korban tinggal bertetangga.

“Pelaku dan korban ini tetangga,” kata Kapolres Badung AKBP Robby Septiadi di Mapolres Badung, Kamis (5/3/2020).

Robby mengatakan, perbuatan bejat pelaku bernama Fadli (57) ini terungkap setelah korban AF sering terlihat lemas setelah pulang dari rumah pelaku.

Ibu korban curiga dengan kondisi anaknya itu. Namun korban ketika ditanya penyebabnya selalu diam.

Kecurigaan ibu korban makin menguat saat melihat anaknya tak hanya lemas tapi juga meringis kesakitan.

Ibu korban lalu meminta korban melepas seluruh pakaiannya dengan maksud memeriksa jika ada bagian tubuhnya yang terluka. Ibu korban kaget ketika melihat luka di bagian anus korban.

Merasa ada yang tak beres, ibu korban meminta anaknya berterus terang menceritakan yang dialami.

Akhirnya korban berterus-terang telah diperlakukan tidak senonoh oleh pelaku. Korban mengaku disodomi pelaku.

Korban mengaku sudah sering mengalami perlakuan seperti itu dari pelaku. Namun korban tak berani melawan.

Ibu korban yang merasa tak terima perlakuan pelaku terhadap anaknya melapor kepada Polres Badung.

Atas laporan itu Satreskrim Polres Badung menangkap pelaku. Penanganan kasus selanjutnya dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA).

Kepada polisi, pelaku yang kini telah ditetapkan menjadi tersangka mengakui perbuatannya menyodomi korban.

Pelaku mengaku punya kecenderungan seksual sejenis. Sehingga setiap melihat korban bermain, timbul hasrat untuk menyodomi.

Pelaku mengaku telah melakukan perbuatan itu sejak Juni 2019. Dalam ingatan pelaku, perbuatan tercela itu telah dilakukan puluhan kali di tempat tinggalnya.

“Pengakuannya sudah 44 kali,” ujar Robby.

Robby menuturkan, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal berlapis, yaitu pasal pencabulan anak dan UU Perlindungan Anak.

“Ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal lima belas tahun,” kata Robby.

Sumber :inews

No comments

Powered by Blogger.