Pria di Jepang Mengancam Ingin Menyebarkan Virus Corona



      Seorang pasien terinfeksi corona (COVID-19), yang sempat mengancam ingin menyebarkan virus itu di Jepang, dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (18/3/2020). Pria 57 tahun itu mengabaikan anjuran petugas kesehatan Prefektur Aichi dua pekan lalu setelah pengujian kesehatan, lantas memilih untuk mengunjungi sejumlah lokasi tempat hiburan malam.



Pasien yang dimaksud diketahui positif tertular virus corona, sehari setelah hasil pengujian kedua orang tuanya menunjukkan kesimpulan serupa. Pria tersebut diketahui meninggalkan rumah dengan menyatakan ancaman ingin menyebarkan virus corona ke wilayah sekitar.

Keterangan seorang sumber yang dilansir dari laman Kyodo News, menyebut sang pria mengunjungi sebuah Izakaya atau bar lokal sebelum mengunjungi tempat hiburan milik warga negara Filipina di Nagoya. Seorang pelayan wanita berusia 30 tahun diketahui kini positif tertular virus Covid-19 setelah menjalani pengujian pada pekan lalu.

Otoritas setempat bersama petugas kepolisian rencananya baru akan memintai keterangan pria tersebut setelah keluar dari rumah sakit. Namun sebelum investigasi mulai dilakukan, pria tersebut dinyatakan meninggal dunia saat tengah menjalani perawatan intensif akibat virus yang menjangkitinya.

Belum diketahui apakah ada pihak lain yang menjadi korban penularan akibat interaksi dengan pria yang identitasnya disembunyikan itu. Prefektur Aichi, wilayah asal sang pasien, merupakan kawasan dengan jumlah kasus positif tertular COVID-19 tertinggi kedua di Jepang setelah Hokkaido.

Sumber :okezone

No comments

Powered by Blogger.