Trump Kesal dengan China Terkait Virus Corona



     Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Minggu, 22 Maret bahwa dia kesal dengan China karena kurangnya kerja sama dan informasi sejak virus corona atau Covid-19 ditemukan.



Virus SARS-cov-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19, pertama kali dilaporkan di Kota Wuhan, Hubei, China. Namun pemerintah China dianggap menutupi penyebaran virus.
Saat ini Covid-19, telah menyebar ke 167 negara atau wilayah.

Data dari pusat penelitian Universitas Johns Hopkins, virus corona telah menginfeksi 341.365 orang per Senin (23/3/2020). Sedangkan jumlah kematian 14.759. Sementara 98.866 orang dinyatakan sembuh.

"Mereka [China] seharusnya memberi tahu kami tentang ini," kata Trump merujuk kasus awal virus corona mengutip AFP.

"Saya sedikit kesal dengan China. Saya akan jujur dengan Anda seperti saya menyukai Presiden Xi [Jinping] dan seperti saya menghormati dan mengagumi [China]," lanjutnya.

Kasus virus corona di AS, sejauh ini telah menginfeksi 35.224 orang dan meninggal 471. Sementara ini belum ada pasien virus corona yang sembuh.

Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus corona yang disebut SARS-CoV-2. Penyakit ini terkait dengan virus yang menyebabkan Sindrom Pernafasan Akut Parah, tetapi tidak mematikan, dengan tingkat kematian sekitar tiga persen.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 80 persen pasien hanya mengalami "penyakit ringan" dan akhirnya sembuh. Organisasi itu menambahkan bahwa sekitar 14 persen mengalami penyakit parah sementara lima persen sakit parah.

Penyakit ini menyebar melalui tetesan dari hidung atau mulut ketika orang yang terinfeksi virus batuk atau bersin.

Untuk mencegah infeksi, pihak berwenang mendesak orang untuk melakukan mencuci tangan secara teratur, menutup mulut dan hidung mereka ketika batuk dan bersin, dan menghindari kontak dekat dengan mereka yang menunjukkan gejala pernapasan.

Gejala Covid-19 yang biasa dilaporkan adalah demam, batuk kering, dan sesak napas.

Sumber :okezone

No comments

Powered by Blogger.