Undang Ratusan Tamu, Para Pengantin Batalkan Resepsi Nikah karena Corona



     Pandemi virus corona yang tengah terjadi di Indonesia juga berdampak pada calon pengantin yang hendak menggelar acara pernikahan. Tak sedikit calon pengantin yang cemas karena mendekati hari-H pernikahan, virus corona semakin merajalela.

 

Kecemasan itu dirasakan pengantin pria bernama Madya Singgih Trihandoko atau akrab disapa Singgih yang menikah di Bekasi pada Sabtu (21/3/2020). Cemas akan penyebaran virus corona, Singgih memutuskan menikah tanpa resepsi atau pesta.

"Iya aku memutuskan untuk menunda resepsi namun akad tetap kami langsungkan dengan hanya dihadiri keluarga inti saksi dan beberapa saudara," ungkap Singgih kepada Wolipop, Jumat (20/3/2020).

Singgih dan pasangannya terpaksa mengambil keputusan untuk menunda resepsi pernikahan. Padahal 400 undangan sudah mereka sebar. Namun demi mencegah virus corona semakin menyebar, pesta tersebut diundur.

"Terutama beberapa orang tua seperti tetangga, saudara yang memang kurang memiliki awarness terhadap virus ini. Untuk itu demi mencegah lebih banyaknya orang yang terpapar maka kami putuskan untuk menunda resepsi pernikahan kami. Walaupun ini keputusan yang sangat berat namun memang hal ini yang dapat kami lakukan untuk pencegahan awal. Perasaan kami saat ini bisa dibilang cukup sedih karena semua rencana matang kami tidak terlaksana dengan baik," tuturnya.

Pria berusia 27 tahun ini menambahkan akad nikahnya juga hanya akan dihadiri keluarga. Dia bahkan melarang sebagian saudara untuk hadir di akad nikahnya.

"Dan setelah acara kami selesai kami pun akan berdiam di rumah sesuai perintah pemerintah," ucap Singgih.

Hal yang sama diungkapkan oleh pria bernama Mohammad Damar Yudhistira atau biasa dipanggil Damar. Ia dan pasangannya hanya akan menggelar akad nikah dan membatalkan pesta pernikahan yang rencananya digelar pada 5 April 2020.

Sebelumnya Damar mengaku, dia dan pasangannya yang sudah sembilan tahun pacaran telah mempersiapkan hari bahagia mereka dengan matang. Awalnya mereka pun yakin bisa menikah sesuai dengan apa yang sudah direncanakan. 

"Minggu lalu itu aku sama pacarku masih yakin bisa terlaksa, kemarin minggu aja kita selesai final fitting buat orangtua juga. Tapi hari Selasa tanggal 17 Maret ibu pacarku berembuk sama ibuku bahwa kayaknya harus ditunda deh nih resepsinya. Di sini mereka mikir bahwa sudah banyak yang kena COVID-19. Setelah berembuk semuanya kita nanya vendor bisa nggak kalau digeser untuk resepsinya aja dan alhamdulillahnya bisa, akhirnya kita putusin buat reschedule resepsinya aja sedangkan akad kita tetep di 5 April besok," kata Damar.

Sumber :wollipop

No comments

Powered by Blogger.