Usaha Olahan Makanan Raih Omset Rp15 Juta per Bulan

https://line.me/R/ti/p/%40rgl2765t

Produk UKM olahan makanan Bontang capai penjualan 10-15 juta per bulan. Berdasarkan hasil pengamatan dilansir dari KlikBontang Jumat (20/03/20) di pusat UKM Center di Jalan MT Haryono No.86, Api-Api, Bontang Utara, Kota Bontang. Penjualan per hari untuk produk makanan bisa mencapai sekitar 500 ribu perhari.
https://line.me/R/ti/p/%40rgl2765t

“Untuk produk olahan makanan memang cepat sekali laku perhari bisa laku 35-40 pieces perhari dari,” ujar Hasmawati.

UKM olahan makanan Bontang sendiri memiliki sekitar 20 jenis produk diantaranya, Amplang, empek-empek, aneka olahan rumput laut, olahan ikan, kripik pisang,kripik usus, abon dll. Sehingga dengan banyaknya ragam jenis produk ini dapat  memfasilitasi kepuasan pelanggan dalam memilih produk yang ia sukai.

“Karena produk makanan banyak yang minat biasanya dari 80 UKM olahan makanan para pelaku UKM ini mengantar produk mereka kesini sekitar 10-15 pcs setiap seminggu sekali,” pungkas Hasmawati.

UKM Center Bontang sendiri  merupakan wadah yang disediakan pemerintah daerah dan menampung sekitar 80 UKM produk makanan dan 20 produk untuk kerajinan tangan. adanya wadah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bontang.

“Harusnya kita bisa capai penjualan yang lebih besar dari ini,  apalagi kita disini ada sekitar 100 UKM yang kasih masuk barang disini. tapi karena ini olahan makanan kita masih terbatas modal dan teknologi jadi untuk produksinya kita cuman bisa produksi sedikit. Dan karena penjualanya cuman dititp disini jadi tidak bisa menjangkau seluruh orang untuk membeli produk disini,” ujar Hasmawati.
https://line.me/R/ti/p/%40rgl2765t

Melihat besarnya peluang UKM olahan makanan Bontang dalam bersaing dipasaran para pelaku UKM berharap kepada Pemerintah agar dapat memberi bantuan baik materil (permodalan) dan imateril (pembinaan) agar produknya dapat didistribusikan dan dikenal diberbagai daerah bukan hanya di Bontang tetapi di seluruh daerah di Indonesia. 

Dengan meningkatnya omset penjualan UKM ini juga diharapkan mampu memperbaiki kualitas hidup masyarakat Bontang yang hampir 50% kelompok yang tergabung dalam UKM Bontang adalah penduduk miskin.

Sumber:klikkaltim

No comments

Powered by Blogger.