Anak Korban Penculikan di Bekasi Akan Jalani Visum dan Rapid Test



     Tim Penyidik Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil meringkus pelaku penculikan terhadap anak di bawah umur berinisial JP (48) di Bekasi, Jawa Barat. Korban yakni RTH alias GPSNC (12) dan JNF (13) sebelumnya diculik untuk dieksploitasi secara ekonomi dan seksual.



Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, para korban nantinya akan dilakukan visum dan turut didampingi psikolog untuk memulihkan efek trauma yang mungkin terjadi kepada mereka.


"Terhadap anak korban akan dilakukan pemeriksaan visum, rapid test dan pendampingan psikolog anak serta mencari keberadaan orangtua anak korban RTH alias GPSNC," ujar Ahmad, Rabu (13/5/2020).

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 332 KUHP dan Pasal 76 e juncto Pasal 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perunahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Selain itu pemeriksaan juga akan dikembangkan terhadap pelaku yang diduga telah melakukan tindak pidana pemalsuan identitas dan pencurian kendaraan bermotor," tandasnya.

Sebelumnya, pengaduan adanya dugaan tindak pidana melarikan perempuan belum dewasa atau penculikan anak, dibuat oleh orangtua anak korban JNF di Polsek Cipayung berdasarkan Laporan Polisi Nomor: 019/K/IV/2020/Sek Cpy pada tanggal 15 April 2020.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh penyidik Siber Bareskrim berdasarkan surat permohonan bantuan back-up oleh Polres Metro Jakarta Timur hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap Tim Penyidik Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, dipimpin AKBP Rita Wulandari Wibowo.

Sumber : okezone

No comments

Powered by Blogger.