Peluang Bisnis Rumahan Penyedia Jasa Cuci Sepatu Meraup Rupiah Menggiurkan


Membuka usaha jasa cuci sepatu saat ini mulai digandrungi kaum muda. Seperti wirausaha yang dilakukan Daffa Arbiansyah.



Pemuda yang berdomisili di Bojonggede, Kabupaten Bogor, itu mengatakan bahwa usaha jasa cuci sepatu tidak harus memiliki tempat  mewah.

Menurutnya, usaha jasa cuci sepatu dapat dilakukan di rumah masing-masing tanpa harus mengeluarkan dana besar untuk biaya sewa kios ataupun ruko.

"Simple dan tidak harus menyewa kios. Itu yang membuat saya yakin bahwa bisnis jasa bersih sepatu memiliki pasar tersendiri," dilansir dari tribunnews, Rabu (20/5/2020).

"Sebab, saat ini banyak anak muda yang mulai peduli dengan penampilan dirinya terutama menggunakan sepatu yang bagus dan terlihat selalu bersih."

"Bagi saya ini sebuah peluang untuk langkah awal menjalani usaha," katanya.

Daffa yang memang memiliki hobi mengoleksi berbagai macam jenis dan merek sepatu ini mengaku, menjalankan bisnisnya tidak mengalami kesulitan.

Alasannya, dia sudah beradaptasi dengan bisnisnya.

"Sebelumnya saya memang senang mengoleksi sepatu. Dari hobi tersebut saya tertarik membuat usaha jasa cuci sepatu."

Selain itu, dia semangat dan gigih dalam menjalankan bisnisnya yang sudah ditekuni sejak tahun 2017.

Mengusung label Takis Bor, usaha jasa cuci sepatu ini dibangun di Jalan Merapi 5 Blok GW 5 Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Untuk tarif jasa pembersihan sepatu, Daffa mengatakan bahwa harga jasa bervariasi tergantung tingkat kesulitan membersihkan sepatu.

"Biaya cuci untuk sepasang sepatu tentu bervariasi. Tapi kalau hanya cuci sepatu, pelanggan merogoh kocek Rp 35.000," katanya.

"Selanjutnya ada ungellowing mid sole (menghilangkan noda kuning dalam mid sole) itu Rp 75.000 dan recolour mulai Rp 100.000," katanya.

Daffa menjelaskan, tingkat kesulitan paling tinggi dalam proses pengerjaan pencucian dan perawatan sepatu seperti menghilangkan noda membandel.

"Kesulitan dalam proses mencuci sepatu adalah ketika harus membersihkan material sepatu. Biasanya noda yang melekat sangat sulit dihilangkan sehingga harus dilakukan secara mendetail penuh kesabaran," katanya.

Daffa bersyukur, lantaran setiap hari ada pelanggan yang ingin menggunakan jasanya dalam membersihkan sepatu.
"Biasanya dalam satu hari itu ada saja pelanggan yang datang ke Takis Bor. Kalau ramai bisa sampai lima orang yang datang. Tapi kalau sepi hanya satu orang saja," katanya.

Untuk mengantisipasi terjadinya ketidakpuasan pelanggan, Daffa telah menyiapkan strategi khusus demi tidak mengecewakan pelanggannya.

"Alhamdulillah sampai saat ini belum ada complain yang masuk. Kalau pun sampai kejadian ada yang protes, kami telah menyediakan garansi khusus," ucap Daffa.

Sumber:tribunnews

No comments

Powered by Blogger.