Permintaan Masker Buatan Taiwan Melonjak Karena Masker Cina Gagal Memenuhi Standar

https://line.me/R/ti/p/%40rgl2765t

Taiwan telah melihat permintaan masker bedah yang melonjak karena virus coronavirus, meskipun fakta bahwa larangan ekspor pada alat pelindung belum dicabut.

https://line.me/R/ti/p/%40rgl2765t

Banyak negara telah beralih ke Taiwan untuk suplai medis menyusul keluhan masker yang rusak dan peralatan pengujian yang diimpor dari Tiongkok. Pusat Perdagangan Taiwan di Vancouver menerima permintaan untuk membeli 10 juta masker bedah dari produsen Taiwan setelah Kanada melaporkan bahwa 8 juta respirator China N95 ditemukan di bawah standar, tulis Liberty Times.

Menurut kantor perdagangan, negara Amerika Utara tersebut telah menyatakan minatnya pada masker dan sarung tangan Taiwan, tetapi pesanan masker tidak akan diproses sampai pembatasan ekspor dicabut. Larangan itu, diberlakukan pada bulan Januari, telah diperpanjang hingga akhir Juni.
https://line.me/R/ti/p/%40rgl2765t

Pejabat mengungkapkan bahwa pihak berwenang telah dibanjiri dengan pertanyaan tentang pengadaan masker bedah, tetapi pasokan medis tersebut dikirim ke negara-negara di seluruh dunia melalui bantuan medis, bukan dengan penjualan komersial, menurut Liberty Times. Menteri Urusan Ekonomi Shen Jong-chin (沈榮 津) mengatakan keputusan untuk mengakhiri larangan itu ada di tangan Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC), tulis UDN.

Taiwan terus meningkatkan kapasitas produksi maskernya, dengan 17,5 juta unit diproduksi setiap hari. Negara-negara, termasuk Republik Ceko, Belanda, Turki, Spanyol, Inggris, Belgia, dan Jerman, telah mengeluh tentang produk medis yang salah dari China, karena negara itu secara agresif terlibat dalam "diplomasi Masker" setelah muncul dari krisis virus Wuhan.

Sumber:taiwannews

No comments

Powered by Blogger.