Pernah Selingkuh, Pria Ini Sakit Hati Tahu Istrinya Ternyata Juga Mendua



Perkara perselingkuhan dalam rumah tangga memang senantiasa rumit sekaligus membuat penasaran. Belum lama ini, seorang pria yang pernah selingkuh mengaku sakit hati saat tahu dirinya juga diselingkuhi.

Melansir laman The Sun, pria yang tidak disebutkan namanya ini mengaku bahwa dirinya sempat selingkuh di tahun-tahun awal pernikahan.



Akibat tuntutan pekerjaan, pria ini kerap bepergian ke luar kota. Parahnya, pria ini selingkuh di kala sang istri tengah hamil anak pertama mereka.

Salah satu selingkuhan pria ini adalah seorang pelayan bar di hotel. Karena tak bisa bercinta dengan istrinya yang hamil, sang pria pun memutuskan bercinta dengan pelayan bar tersebut.

Namun, perselingkuhannya terkuak ketika sang istri menemukan losion yang diberikan si pelayan bar. Merasa tidak pernah membeli losion itu, sang istri pun mengonfrontasi suaminya.

"Dia (istriku) memberi ultimatum dan aku sadar betapa bodohnya diriku. Aku berganti pekerjaan dan tidak pernah selingkuh lagi."

Mengira sudah dimaafkan, pernikahan mereka pun kembali berjalan damai. Selama sepuluh tahun, keduanya sudah punya tiga anak.

"Aku selalu mencintainya dan sejak saat itu aku berusaha menjadi suami yang baik," tambahnya.

Sayangnya, kisah mereka tidak lantas berakhir bahagia. Beberapa bulan silam, pria ini mendapati jika istrinya masih berhubungan dengan mantan pacar.

"Duniaku terasa hancur. Aku tahu dulu dia sangat mencintai mantannya, dan dia menikahiku karena mantannya juga selingkuh."

Kepergok masih berkirim pesan dengan mantan, sang istri pun lekas meminta maaf. Namun, istri pria ini juga mengungkit masa lalu dan rasa sakit hatinya kala diselingkuhi.

Paham jika mereka berdua telah sama-sama menyakiti, pria ini pun memutuskan untuk kembali berbaikan dengan istrinya.

Namun, beberapa minggu setelahnya, pria ini kembali mendapati jika sang istri masih ngotot mengontak mantan pacarnya.

"Aku tahu dia memaafkanku ketika aku selingkuh, tapi aku tidak bisa berhenti mengecek pesan di ponselnya sekarang."

"Aku mencintainya, aku tahu dia mencintaiku, tapi aku tidak tahu apakah aku bisa percaya padanya."

Besar kemungkinan, pasangan suami istri ini sebenarnya sama-sama tersakiti dan takut ditinggalkan.

Jadi, ada baiknya jika mereka kembali sama-sama meminta maaf dan jujur soal perasaan satu sama lain sebelum memperbaiki hubungan.


Sumber: Suara

No comments

Powered by Blogger.