Diduga Tak Bisa Berenang, Nelayan di Kaimana Tewas usai Lompat dari Perahu



       Seorang nelayan di Kabupaten Kaimana, Papua, ditemukan tewas usai nekat lompat dari perahu sampannya yang terbawa angin kencang. Dugaan sementara penyebab tewasnya korban, karena tidak bisa berenang.



Saksi yang juga rekan korban, Basri Siolomboba mengatakan, kejadiannya bermula saat dia bersama korban selesai mengangkut air bersih untuk keperluan selama melaut menggunakan long bongboat di Perairan Kaki Air Kecil pada Kamis (4/6/2020) kemarin.

"Lalu angin kencang dan sampan terbawa arus tertiup angin," kata Basri kepada wartawan di Kabupaten Kaimana, Papua, Jumat (5/6/2020).

Ketika itu korban berada di perahu sampan yang akan mereka tumpangi untuk melaut. Diduga panik terbawa arus dan semakin menjauh dari kapal longboat, Yapen pun nekat lompat ke laut. Namun korban sempat berusaha berenang dan tidak muncul lagi ke permukaan.

Basri menduga korban tenggelam, dan dia langsung meminta bantuan warga serta nelayan sekitar. Upaya pencarian Yapen pun berlangsung selama satu jam hingga akhirnya dia ditemukan meninggal dunia.

Setelah itu, korban dievakuasi ke RSUD Kaimana menggunakan mobil patroli polisi. Pihak rumah sakit kini masih menunggu pengambilan jenazah dari keluarga korban.

Kasat Polairud Polres Kaimana, Iptu Zainuddin Rumagoran mengatakan, masih menyelidiki penyebab pasti tewasnya korban Yapen. Petugas di lapangan masih memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangannya.

"Masih pemeriksaan saksi-saksi," kata Zainuddin.

Sumber :inews

No comments

Powered by Blogger.