Dituduh Korupsi, Hakim Iran Ditemukan Tewas di Hotel



       Gholamreza Mansouri, seorang hakim Iran yang dituduh melakukan korupsi dan pelanggaran HAM ditemukan tewas di sebuah hotel tempat dia menginap di Ibu Kota Rumania, Bucharest, pada Jumat 19 Juni 2020. Media setempat melaporkan, Mansouri ditemukan tak bernyawa di lobi hotel itu.



Tidak jelas apakah insiden itu disebabkan oleh kecelakaan, bunuh diri, atau kejahatan pembunuhan. Mansouri melarikan diri dari Iran pada akhir tahun lalu, setelah dia dituduh menerima suap 500.000 euro.

Sebelumnya, lelaki itu membantah telah melarikan diri. Pernyataan itu dia sampaikan dalam sebuah video yang dibagikan di media sosial. Mansouri mengatakan, dia berada di luar negeri untuk menerima berobat. Dia pun berjanji segera kembali ke Iran. Akan tetapi, dalam video itu, Mansouri tidak mengatakan di negara mana dia berada.

“Kami sedang menunggu laporan resmi tentang penyebab insiden (kematian Mansouri) ini dan kami meminta pihak berwenang Rumania untuk secara resmi memberi tahu kami penyebab pasti insiden itu,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi, seperti dikutip kantor berita resmi Iran, IRNA, Jumat (19/6/2020).

Pekan lalu, Iran mengatakan Mansouri telah ditangkap oleh Interpol di Rumania. Sementara, Juru Bicara Kehakiman Iran, Gholamhossein Esmaili mengatakan, Mansouri belum dapat diekstradisi kembali ke Iran karena adanya kebijakan pembatasan terkait wabah virus corona.

Mansouri dituduh terlibat dalam penangkapan dan penyiksaan terhadap puluhan jurnalis di Iran. Kasus tersebut mendorong sejumlah wartawan Iran dan aktivis HAM menuntut penangkapannya di Eropa.

Pascapenangkapannya oleh Interpol, seorang hakim di Bucharest untuk sementara memerintahkan pembebasan Mansouri dengan “syarat tertentu”. Sang hakim memberikan kesempatan kepada Iran hingga 10 Juli untuk mengajukan permintaan ekstradisi secara formal, Radio Farda melaporkan pekan lalu.

Hakim juga memutuskan bahwa Mansouri tidak akan diserahkan kepada Interpol sampai otoritas Rumania dapat memverifikasi bahwa hidupnya tidak akan berada dalam bahaya setelah potensi ekstradisi ke Iran.

Sumber :okezone

No comments

Powered by Blogger.