Jika Kakak Cemburu dengan Kehadiran Adik Baru


Kehadiran adik bayi terkadang membuat si kakak merasa cemburu, apalagi jika jarak usianya tidak terpaut jauh. Orangtua perlu mempersiapkan kakak dan memberi pengertian. Memang ada anak yang senang ketika memiliki adik, tapi rasa cemburu adalah hal yang wajar. Bisa jadi mereka akan sering merengek untuk mendapatkan perhatian, atau bertindak seperti bayi. Pahami perasaan si kakak. Kecemburuan itu rasanya wajar ia alami karena ia sudah terbiasa memiliki orangtua untuk dirinya sendiri, dan dia berharap cara hidup itu berlanjut selamanya. Dengan kata lain, si kakak merasa tidak aman. Sebagai orangtua, cobalah menghadapinya dengan sabar dan berikan perhatian yang cukup kepadanya agar ia tidak merasa disisihkan.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan orangtua untuk mengatasi rasa cemburu si kakak:


1. Buat anak sulung merasa penting Salah satu cara terbaik untuk membantunya melewati fase sementara ini adalah dengan melibatkannya secara langsung dalam perawatan si bayi. Hal itu bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti memintanya untuk membawakan popok atau mengucapkan terima kasih padanya karena telah ikut memberikan losion pada kaki adik bayi setelah mandi. Tanggung jawab dan tugas langsung ini membuatnya merasa menjadi bagian dari kehidupan adiknya. Hal itu akan memperkuat keterikatannya, mengurangi perasaan cemburu dan dendam.

2. Jadikan pusat perhatian

Penting juga untuk membuat si kakak menjadi pusat perhatian pada waktu-waktu tertentu. Misalnya, kakek-nenek menghabiskan beberapa saat bersamanya dulu sebelum mereka melihat si adik bayi. Kecemburuan anak akan surut saat dia mengarahkan pengunjung ke kamar bayi. Hal itu membuat anak merasa bahwa si bayi mungil juga bagian dari keluarganya, dan dia akan benar-benar menikmati, menceritakan kepada semua orang tentang adik bayinya.

3. Berikan hadiah untuk si kakak Memberikan hadiah ekstra, yang didasarkan pada kenyataan bahwa dia sekarang adalah kakak, mendorongnya untuk berpikir positif tentang saudara kandungnya. Usahakan untuk menyediakan waktu individual bagi anak setiap hari. Perlu waktu 5 atau 10 menit bersamanya (ingat, hanya orangtua dan si kakak saja) tanpa gangguan. Hal itu membuatnya merasa istimewa dan membantu mengurangi perasaan negatif yang dimiliki terhadap adik bayi. Tekankan juga bahwa orangtua juga menikmati berbagi momen berharga bersama si kakak.


Sumber : kompas.com

No comments

Powered by Blogger.