Kebohongan di Balik Duel Terakhir Mike Tyson, "Libatkan" Muhammad Ali


Terdapat satu kebohongan yang melibatkan Muhammad Ali di balik duel terakhir Mike Tyson di ring tinju.

Terakhir kali Mike Tyson bertarung di ring tinju adalah ketika menghadapi Kevin McBride di MCI Arena, 11 Juni 2005.

Meski tampil mendominasi pada awal pertarungan, Mike Tyson tampak kelelahan ketika memasuki ronde kelima.

Menjelang akhir ronde keenam, Mike Tyson bahkan sempat terjatuh hingga terduduk di depan tali ring.


Momen itu membuat heboh sekitar 20.000 fans yang hadir di MCI Arena karena sorot mata Mike Tyson seperti kosong saat disorot kamera.

Sebelum ronde ketujuh dimulai, Mike Tyson membuat dua keputusan kontroversial.

Mike Tyson yang terlihat kelelahan menyatakan menyerah dari pertarungan sekaligus pensiun menjadi petinju.

Tidak ada yang menyangka Kevin McBride saat itu bisa menang hingga membuat Mike Tyson pensiun.

Namun, tidak demikian dengan pelatih Kevin McBride saat itu, Packie Collins.

Packie Collins sejak awal sudah percaya Kevin McBride bisa menang karena kondisi Mike Tyson sudah tidak lagi prima.

Dalam Podcast Rocky Road:Rewind, Packie Collins menceritakan proses bagaimana latihan Kevin McBride sebelum melawan Mike Tyson.

Menurut Collins, salah satu kesulitan menjadi pelatih adalah membangun kepercayaan diri dan mental bertanding petinju.

Hal itu juga dihadapi Collins ketika menjadi pelatih Kevin McBride.

Menurut dia, Kevin McBride masih tidak percaya diri beberapa jam sebelum melawan Mike Tyson meski sudah menjalani pemusatan latihan selama dua bulan.

Semua itu berubah ketika Collins berbohong kepada Kevin McBride tidak lama setelah mengunjungi ruang ganti Mike Tyson di MCI Arena.

Collins datang ke ruang ganti Mike Tyson untuk melihat proses pemakaian selotip tangan dan sarung tinju.

Tidak lama setelah Collins sampai, Muhammad Ali juga datang ke ruang ganti Mike Tyson untuk memberi dukungan.

Kedatangan Muhammad Ali inilah yang dijadikan Collins bahan untuk berbohong kepada Kevin McBride.

"Saya saat itu sempat menegur pihak Mike Tyson karena membungkus selotip tangan di lokasi yang ilegal. Mereka kemudian membuka selotip itu sehingga proses membungkus tangan Mike Tyson menjadi lebih lama," kata Collins.

"Tidak lama setelah itu, Muhammad Ali datang ke ruang ganti Mike Tyson bersama banyak kamera dan lain sebagainya," ujar Collins.

"Saya seharusnya kembali ke ruang ganti Kevin McBride setelah 30 menit. Namun, karena kedatangan Muhammad Ali, saya mungkin menghabiskan waktu di ruang ganti Mike Tyson selama satu jam," tutur Colllins.


Saat kembali, Collins mengaku melihat Kevin McBride duduk di pojok ruang ganti dan tampak sangat gugup.

Melihat kondisi itu, Collins pada akhirnya berbohong soal kedatangan Muhammad Ali kepada Kevin McBride.

"Dari sorot matanya, saya bisa melihat Kevin sangat gugup. Saya kemudian berkata kepadanya: 'Kevin, kamu akan mengalahkan Mike Tyson'," kata Collins.

Kevin McBride kemudian bertanya ke Collins, "Bagaimana kamu bisa tahu?"

Mendengar pertanyaan Kevin McBride, Collins berbohong dengan ucapan:

"Saya sudah berada di ruang ganti Mike Tyson selama satu jam. Mike Tyson duduk dan tangannya gemetar. Mike Tyson sangat gugup."

"Mereka butuh waktu lama untuk membungkus tangan Mike Tyson yang gemetar. Kamu akan mengalahkannya."

Menurut Collins, kebohongan itu membuat mental bertanding Kevin McBride meningkat dan langsung percaya diri.

"Kevin langsung berdiri kegirangan mendengar ucapan saya. Dia percaya punya kesempatan mengalahkan Mike Tyson. Dia juga percaya Mike Tyson gugup," ujar Collins.

"Namun, semua itu adalah kebohongan. Mike Tyson pada malam itu sama sekali tidak gugup," tutur Collins.

Kini, setelah 15 tahun, Collins mengaku sama sekali tidak menyesal pernah berbohong kepada Kevin McBride.

Menurut dia, kebohongan itu sangat berperan penting terhadap keberhasilan Kevin McBride mengalahkan Mike Tyson.

"Lima belas tahun, wow. Lucunya, saya baru bertemu Kevin di Boston sekitar tiga atau empat minggu yang lalu. Kevin masih seperti yang dulu," kata Collins.

"Dia dalam kondisi sangat baik dan masih membicarakan pertarungan melawan Tyson," ucap Collins.

"Kevin berhak terus berbicara soal itu karena dia adalah orang yang membuat petinju paling berbahaya di dunia pensiun," ujar Collins.

Kevin McBride yang pensiun pada 2011 kini bekerja di perusahaan yang mengurus pohon di Boston, Amerika Serikat.

Di sisi lain, Mike Tyson yang kini sudah berusia 53 tahun tengah bersiap kembali ke ring tinju untuk melakukan pertarungan amal.






Sumber : Kompas

No comments

Powered by Blogger.