Kisah Pilu TKW Arab Saudi, Surani Dianiaya 18 Tahun Kerja Cuma Digaji Rp 3,8 Juta Sebulan



Kisah pilu dialami seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia yang bekerja di Arab Saudi.  Adalah Surani binti Prapto Suratno yang sudah bekerja selama 18 tahun sebagai pekerja migran namun hanya digaji 1000 riyal atau sekitar Rp 3,8 juta sebulan.


Tidak hanya itu, Surani pun mengaku dianiaya dan mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari majikannya di Saudi.

TKW asal Sragen, Jawa Tengah itu kerap mendapat siksaan dikunji di dalam kamar berhari-hari hingga jarang diberi makan.

Video testimoni Surani pun menjadi viral di media sosial dibagikan akun Facebook Garda BMI. Berharap suara TKW itu di dengar oleh pemangku kepentingan di Indonesia.

    "Semoga video ini sampai kepihak terkait. Berikut video pengakuan PMI asal Sragen Jawa Tengah 18 tahun tidak dipulangkan, jarang dikasih makan, sering dikunci dikamar," tulis akun Garda BMI seperti yang dikutip Indozone.id, Sabtu (27/6/2020).

Dalam video berdurasi 1 menit 20 detik, Surani binti Prapto Suratno mengaku kelahiran Dusun Ngembat RT /RW 21/10 Kelurahan Mojorejo Kecamatan Karang Malang Kabupaten Sragen, tidak mengetahui pasti data diri sesuai paspor dan baru 10 bulan bekerja pada anak majikannya.

Menurutnya, dia sering di kunci di dalam kamar. Kadang itu dilakukan dalam waktu sehari atau dua hari.

"Kadang dikasi makan kadang enggak. Mohon sekali lagi ya pak. Bantu saya," ujarnya.

Menurut informasi selama bekerja pada majikan terdahulu dirinya diperlakukan dengan sangat baik,nasibnya seketika berubah setelah ikut dengan anak majikan sekarang.

Berdasarkan lokasi yang dikirimkan Surani Kamis (25/6/20) berada di Al Samer Jeddah atau tepatnya dijalan Baker bin Salam Al Shouf.

Sementara itu dia juga memberitahukan kalau nama majikan perempuannya Nafisa Saniyur sendangkan majikan laki-laki bernama Sakdi Al harbi.

Surani binti Prapto Surano, berharap bantuan pemerintah agar dia bisa pulang kembali ke tanah air.

Sumber:indozone

No comments

Powered by Blogger.