Marcus Fernaldi: Kevin Itu Pede-nya Luar Biasa

Marcus Fernaldi Gideon mengakui Kevin Sanjaya Sukamuljo memiliki mental yang lebih baik ketimbang dirinya kala mereka berpasangan dalam pertandingan bulu tangkis.

Hal itu diungkapkan Marcus dalam wawancaranya bersama PBSI lewat Instagram live.

Marcus/Kevin sadar, sebagai ganda putra nomor satu dunia, banyak lawan yang ingin mengalahkan mereka.

Strategi mereka pun sering dipelajari oleh lawan.

"Habis main saya suka ngobrol sama Kevin, banyak tanya kurang saya di mana, biar enak mainnya," ujar Marcus, dilansir dari Badminton Indonesia.


Permainan kami sering dipelajari, orang sudah pakai video, kami harus ganti lagi cara mainnya," ucap Marcus melanjutkan.

Perkembangan strategi, menurut Marcus, adalah hal yang penting untuk ke depan.

"Harus berubah terus dan banyak belajar, perkembangan pasti ada terus, kalo nggak mau belajar ya monoton mainnya," kata pebulu tangkis 29 tahun itu.

Setelah itu, lanjut Marcus, mental juga tak kalah penting.

"Sebetulnya kami sudah tau kelemahan dan kelebihan masing-masing," ucap Marcus.

Pada pertandingan itu mental juga berpengaruh. Kalau Kevin kan pedenya luar biasa, saya masih naik turun," ujar dia.

Bertaburan gelar tak membuat Marcus/Kevin lepas dari tekanan.

Apalagi, besarnya ekspektasi banyak orang terhadap mereka.

"Pressure itu pasti banyak, apalagi makin ke atas, makin banyak pressure. Kalau pergi (bertanding) pasti targetnya juara," ucap Marcus.

Kalau sampai final saja dibilang gagal. Pasti ada pressure, tapi karena memang ini hobi dan pekerjaan kami ya dinikmati saja," kata dia.

Marcus/Kevin dikenal sebagai ganda putra berprestasi. Sejak 28 September 2017 hingga sekarang, ganda berjulukan Minions itu awet menduduki peringkat satu dunia.

Rekor Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong (Korea Selatan) yang sebelumnya menjadi ganda putra terlama di peringkat satu dunia (117 minggu), berhasil mereka pecahkan.

Mengutip dari laman resmi BWF, kombinasi Marcus dan Kevin telah menghasilkan 29 gelar bagi Tanah Air sejak dipasangkan pada 2015.






Sumber : kompas 

No comments

Powered by Blogger.