Upaya China Cegah Gelombang Kedua Virus Corona COVID-19

 

    China berupaya keras menhalau kedatangan gelombang kedua Virus Corona (COVID-19) di negaranya. Pergerakan di daerah ibu kota Beijing akhirnya kembali dibatasi.



Dilaporkan Channel News Asia, Jumat (19/6/2020), total kasus Virus Corona yang muncul di Beijing sudah mencapai 158 sejak pekan lalu muncul klaster baru. Penularan lokal itu adalah yang pertama setelah berbulan-bulan lamanya.
Add caption
Kasus-kasus tambahan juga dilaporkan di sekitar Beijing. Ada satu kasus lain di Tianjin dan ada dua kasus di provinsi Hebei yang mengakibatkan Anxin county mengalami pembatasan transportasi.

Lonjakan baru Virus Corona di Beijing berasal dari pasar Xinfadi. Pasar besar itu menyediakan lebih dari 70 persen bahan segar di Beijing.

Sekolah-sekolah di Beijing yang belum lama dibuka kembali ditutup. Masyarakat diminta tidak keluar kota, dan melakukan lockdown ke 30 bangunan tempat tinggal agar virus tak menyebar.

Pemerintah juga mengumpulkan 400 ribu sampel tiap harinya.

Warga pun antusias mengantre untuk melaukan tes swap di stadium di Beijing.

Wu Zunyou, Kepala epidemiolog di Chinese Center for Disease Control and Prevention, menjelaskan bahwa lonjakan corona ini sudah di bawah kendali, namun ia mengingatkan agar tidak lengah.

"Itu tidak berarti tidak akan ada pasien baru besok," ujarnya.

Sumber :Liputan6

No comments

Powered by Blogger.