3 Tempat Nongkrong dengan View Candi di Yogyakarta

Yogyakarta -Menikmati keindahan candi-candi di Yogyakarta dapat dilakukan dari sudut manapun. Termasuk, di tempat nongkrong sambil menikmati secangkir kopi dan kudapan.

Di Yogyakarta setidaknya ada tiga candi yang populer bagi traveler. Yakni, Candi Prambanan, Candi Plaosan, dan Candi Sambisari.

Jam operasional candi-candi itu rata-rata sama, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Padahal, beberapa candi di Yogyakarta menyimpan pemandangan menawan justru saat matahari terbit atau tenggelam.

Tapi traveler tak perlu khawatir. Sejumlah cafe ini menjadi 'penolong' bagi traveler yang tetap ingin menikmati candi saat petang.

1. Oemah Lowo

Tepat di sisi timur Candi Plaosan Lor terdapat tempat nongkrong yang menawarkan spot untuk menikmati candi secara keseluruhan. Lokasinya strategis. Namanya Oemah Lowo.

Hermin, pemilik Oemah Lowo, menuturkan kepada detikcom, bilang sengaja membangun kedai itu membuat nyaman wisatawan yang datang ke Candi Plaosan. Sebab, dia menilai Candi Plaosan yang memiliki nilai sejarah tinggi dan asyik buat tempat berfoto itu kalah populer ketimbang tempat bersejarah lain.

Oemah Lowo itu, ujar Hermin, berdiri sejak 2017. Bangunan itu memiliki dua lantai dengan lantai kedua yang menjadi spot untuk menikmati keindahan candi.

Area parkir yang tersedia cukup luas. Tempat ini ramai dikunjungi pada sore hari. Selain dapat melihat sunset yang cantik, pengunjung juga dapat menikmati olahan spesial dari Oemah Lowo.

Menu khas Oemah Lowo adalah wader dan sambal belut. Selain itu, tersedia juga aneka minuman mulai dari jus hingga kopi. Makanan hangat seperti soto dan indomie juga tersedia di sini. Urusan harga, tak jauh berbeda dengan kebanyakan tempat lain alias standar.

Bagi traveler yang ingin mampir ke Oemah Lowo dapat datang pada pukul 07.00-23.00 WIB. Terdapat promo soto dan es teh setiap harinya cukup dengan Rp 5.000.

2. Kopi Teman Lelah

Selaras dengan namanya, kedai ini dapat dijadikan teman untuk melepas lelah dengan pemandangan di sekelilingnya; Kopi Teman Lelah. Letaknya berada diantara Candi Prambanan dan Candi Plaosan. Tepat di sebelah timur perempatan Jl Candi Plaosan.

Arsitektur bangunan di kedai itu bernuansa Jawa-Bali. Kopi Teman Lelah memiliki dua lantai yang sama-sama memberikan suasana santai dan menyegarkan. Di lantai satu, traveler akan disuguhkan dengan hamparan area persawahan. Sementara di lantai dua, traveler dapat menikmati tiga candi sekaligus.

Begitu menghadap ke barat akan nampak Candi Prambanan, lalu menghadap ke timur terlihat pula Candi Plaosan. Di sisi selatan akan terlihat bukit Candi Ratu Boko. Walaupun tidak nampak wujud candinya, namun bukitnya dapat dinikmati dari tempat ini.

Menu yang ditawarkan juga beragam. Seperti, es kopsus, red presso ice, vietnam drip, kopi tubruk, milk shake, dan masih banyak lagi. Tersedia juga makanan seperti pisang goreng, Indomie, Rice Bowl, dan yang lainnya. Masalah harga cocok untuk mahasiswa. Bahkan dapat dikatakan cenderung lebih murah daripada di coffee shop kebanyakan.

Kopi Teman Lelah dibangun tepat di samping area persawahan. Makanya, udaranya segar dan tidak pengap walaupun berada di pinggir jalan. Traveller dapat melihat keindahan candi di tempat ini pada pukul 16.00-23.00 WIB.

3. Rumah Pohon Sambisari

Selain Plaosan, Candi Sambisari juga menjadi destinasi menarik bagi traveler. Candi yang berada di bawah tanah ini dapat dilihat keindahannya ketika berada di ketinggian. Jika berangkat dari Candi Prambanan, sekitar 7 km ke arah barat atau kurang lebih 15 menit perjalanan.

Keindahan candi dapat dinikmati di salah satu tempat nongkrong yang berada tepat bersebelahan dengan candi. Tempat favorit anak muda ini bernama Rumah Pohon Sambisari. Tempat nongkrong satu ini juga memberikan harga mahasiswa. Di sore hari banyak anak muda yang sekedar ngobrol-ngobrol santai di tempat ini.

Dinamakan Rumah Pohon Sambisari karena terdapat pohon besar yang berdiri bersamaan dengan bangunannya. Tempat ini dikelilingi pepohonan rindang. Selain cocok untuk bersantai, traveler juga dapat mencicipi menu spesial yang ditawarkan antara lain olahan bebek dan wedang sereh jahe. Terdapat pula menu lain seperti soto, sate, gorengan, dan aneka minuman mulai dari yang panas hingga dingin.

Mayoritas material bangunan terdiri dari kayu. Sehingga nuansa tradisional juga terasa di tempat ini. Rumah Pohon Sambisari buka setiap hari pukul 09.00-19.00 WIB. Traveler dapat mampir ke tempat ini saat berkunjung ke Candi Sambisari.

Itulah deretan tadi rekomendasi tempat nongkrong bagi para traveler yang ingin melihat keindahan candi di Yogyakarta.

Sumber : detik

No comments

Powered by Blogger.