Budaya Makan Nasi di Asia Tengah




Di wilayah Asia Tengah, banyak berdiri negara dari pecahan Uni Soviet, di antaranya Uzbekistan, Kazakstan, dan sebagian besar timur Rusia. Hidangan nasi yang paling populer dari wilayah ini adalah palov dalam bahasa Rusia dan Uzbekistan, sementara di Kazakstan disebut palaw.

Palov merupakan beras yang ditumis dengan bawang bombay, bumbu rempah, wortel parut, dan potongan daging kambing muda. Tumisan ini ditambahkan air atau kaldu yang dimasak dalam alat bernama qozon (kuali besi). Setelah tanak, palov disajikan dengan taburan kacang dan buah kering seperti kismis.

Di Uzbekistan, palov merupakan hidangan nasional yang biasa hadir pada  pesta besar seperti pernikahan. Saat pesta tersebut, palov dimasak khusus oleh juru masak yang dikenal sebagai oshpaz. Gengsi seorang oshpaz diukur dari kemampuannya dalam banyaknya palov yang bisa dimasak dalam satu waktu.



Seorang oshpaz berpengalaman rata-rata mampu membuat palov dari ± 136 kg beras untuk 1.200 porsi, menggunakan qozon berdiameter 1½-2 meter. Pada tahun 1990, harga qozon raksasa sama dengan harga satu mobil.

Lain halnya dengan di Kazakstan. Di negeri ini, mayoritas penduduknya hidup nomaden, dan banyak beternak kambing dan kuda. Sebagian kuda diternak untuk transportasi,   sebagian lainnya dipilih untuk digemukkan dan dikonsumsi. Palaw sering dimasak dengan campuran daging kuda sebagai masakan sehari-hari. (f)








Sumber : femina

No comments

Powered by Blogger.