Dipercaya Bisa Bantu Sembuhkan Corona dan Tinggi Nutrisi, Daun Kelor Laris Terjual di Palembang


Kabar daun kelor dapat membantu proses penyembuhan berbagai penyakit, termasuk penanganan Covid-19 menyebar di Indonesia, salah satunya masyarakat Palembang yang mulai berburu daun kelor untuk dikonsumsi. 

Andi nama panggilan akrabnya mengatakan, budidaya kelor sudah dilakukannya sejak lama. Namun, baru diburu masyarakat sejak datangnya pandemi Covid-19.

“Sejak Covid-19 Maret lalu, banyak yang beli. Pengakuan pembeli bisa membantu penyembuhan Covid-19,” ungkap pedagang kelor di Palembang, Suamina Duku, Sabtu 25 Juli 2020.

“Kalau saya sudah sering konsumsi daun kelor. Karena memang daerah asal saya di Sulawesi banyak yang tanam kelor. Biasanya kita rendam di air panas kemudian diminum airnya, tapi bisa juga dijadikan sayur bening,” ujar Ketua Prodi Jurnalistik UIN Raden Fatah Palembang ini.



Menurutnya, budaya konsumsi kelor bukanya hal baru lagi bagi masyarakat Sulawesi. Bahkan, di setiap rumah rata-rata memiliki tanaman kelor.

“Kita (orang Sulawesi) percaya jika daun kelor ini memiliki kandungan nutrisi tinggi. Jadi sering kita konsumsi. Kalau saya, sering juga dijadikan masker, karena sagat ampuh menghilangkan jerawat,” ujarnya.

Andi menjelaskan, bibit kelor yang dijualnya dikemas dalam polybag dengan ukuran sekitar 10-20 centimeter. Harga jual sendiri cukup variatif, mulai dari Rp25.000 hingga Rp50.000 per batangnya.
Sebagaimana diberitakan Fixpalembang.com sebelumnya dalam artikel "Ramai-ramai Buru Daun Kelor, Dipercaya Bantu Proses Penyembuhan Covid-19", bagi Andi selaku penjual bibit kelor, datangnya pandemi membawa berkah tersendiri.

Pasalnya banyak yang membeli bibit kelor, sehingga meningkatkan omset pejualannya dari hari sebelumnya.

"Setiap hari biasanya banyak yang beli. Ada yang beli hingga 20 batang, katanya untuk di tanam lagi agar bisa lebih leluasa makan daunnya," ujarnya.




Sumber : pikiran rakyat

No comments

Powered by Blogger.